Mahasiswa UPH di Pentas Ilmiah Nasional

Penampilan mhs UPH di PETRA

Beta Patrianto dan Ranny Anita (no 3 dan 4 dari kiri), mahasiswa/i di Jurusan Teknik Sipil UPH setelah sukses mempresentasikan makalahnya, dengan bangga berpose bersama dengan pemakalah lain yang lebih senior di Seminar Nasional “Civil Engineering Conference: Toward Sustainable Civil Engineering Practice”, yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen PETRA, Surabaya.

Lanjutkan membaca “Mahasiswa UPH di Pentas Ilmiah Nasional”

Caraku memberi NILAI di UPH

Aku tahu, mungkin ada mahasiswaku yang kesel karena nilai yang kuberikan. Aku memang tega memberi nilai 0 (nol) pada beberapa mahasiswaku jika kertas jawabannya kosong atau isi tapi nggak ada artinya. Tetapi di sisi lain, aku juga dengan senang hati akan memberi nilai 100 (seratus) jika jawaban yang diberikan sangat memuaskan. Bagiku, jawaban mahasiswa bisa saja berbeda 5 – 10% dan tetap aku beri nilai baik jika secara keseluruhan urut-urutan pengerjaannya telah benar dan memuaskan.

Aku nggak tahu, apakah rekan-rekan dosen yang lain juga sependapat dengan caraku di atas.

Lanjutkan membaca “Caraku memberi NILAI di UPH”

Gedung baru UPH

Bertepatan dengan hari pertama masuk bagi mahasiswa baru maka gedung baru yang berada didekat gerbang utama kampus UPH diresmikan. Di dalam gedung tersebut sekaligus ada Food Junction (lantai dasar), Johannes Oentoro Library (lantai 2, 3 dan 4), Grand Chapel (lantai 5 dan balkon) yang memuat lebih dari 1000 pengunjung, Swimming Pool yang berada di lantai dua di atas Food Junction, dan juga apartemen atau guest house mahasiswa. Jadi sangat lengkap, dengan diresmikannya gedung tersebut maka UPH akan semakin megah saja.

pintu masuk gd baru UPH food-court UPH
food-court
escalator menuju Grand Chapel sensor elektronik perpustakaan UPH perpustakaan pusat UPH
rak-rak perpustakaan UPH Grand Chapel UPH kolam renang di atas food-court UPH

Nggak mbayangin bahwa mimpi-mimpi para founder sewaktu aku pertama kali masuk UPH di tahun 1998 atau 8 tahun yang lalu ternyata mulai terwujud. Itu semua karena Tuhan berkenan.