ikut wisuda

Ya akhirnya, setelah hampir dua tahun, setiap malam pusing membagi waktu untuk anak, suami dan memicingkan waktu untuk belajar (karena siangnya sibuk sebagai profesional juga yaitu dibidang pangan sebagai food-engineer), maka pada hari Rabu ini, tanggal 28 Februari 2007, berakhir sudah secara resmi kewajibannya untuk harus begadangan tiap malam yaitu dengan ikut acara wisudanya dari program pascasarjana di kampus IPB Darmaga, Bogor.

Baca lebih lanjut

mengapa MENULIS ?

Kita pernah merasakan bagaimana asyiknya membaca , bahkan sampai-sampai lupa makan misalnya. Membaca yang dimaksud tentu saja membaca tulisan atau cerita, bisa suatu novel, atau cerita roman, atau bisa juga text-books tebal yang orang lain membacanya saja mungkin bikin pusing. Jika anda saja sebagai pembaca (yang pasif) bisa merasa senang (asyik) , coba bayangkan bagaimana jadinya dengan perasaan penulis itu sendiri (yang aktif membuat) ?  Jadi dalam hal itu tentu dapat dibayangkan bagaimana asyiknya menulis.

Dengan kata lain, mengapa penulis itu mesti menulis ?

Baca lebih lanjut

tip-tip menulis SKRIPSI

Tidak dipungkiri lagi, menulis (tulisan ilmiah) bagi mahasiswa S1 merupakan suatu pekerjaan yang tidak mudah, minimal menyita waktu, khususnya bila tulisan ilmiah tersebut dievaluasi dan dipresentasikan.

Bentuk tulisan ilmiah yang secara formal dievaluasi dan dipresentasikan dalam penilaiannya di Jurusan Teknik Sipil UPH adalah pembuatan LAPORAN KERJA PRAKTEK (setelah minimal terkumpul 100 sks) dan SKRIPSI / LAPORAN TUGAS AKHIR MAGANG atau yang sejenisnya, yang menjadi syarat memperoleh gelar sarjana strata 1.

Baca lebih lanjut

apa kalimat bermakna anda ?

Jika akan diterbitkan buku baru setebal 590 halaman,  yang dicetak sebanyak 2500 eksp dan akan diedarkan ke seluruh Indonesia. Sehingga ada kemungkinan buku tersebut dapat dimiliki oleh individu atau mungkin institusi di perpustakaan-perpustakaan yang megah dan terawat baik untuk waktu bertahun-tahun kemudian.

Jika buku tersebut akhirnya dapat dianggap sebagai referensi yang baik sehingga diharapkan dapat dibaca juga dengan baik oleh anak-cucu kita, sehingga daur hidup buku tersebut bisa lebih lama dari umur-umur kita yang sedang membaca tulisan ini.

Lalu bayangkan, jika ada satu halaman dari buku tersebut di bagian depan, didedikasikan khusus kepada anda sebagai halaman persembahan, sehingga nama lengkap anda dicantumkan, dan juga anda diminta memberikan suatu kalimat pendek, suatu kalimat yang cukup bermakna dalam hidup anda untuk digoreskan pada halaman tersebut.

Kalimat pendek atau ‘untaian kata’ yang dapat menunjukkan kepada orang lain, siapa ‘Anda’ . Jika itu menarik dan memberi kesan baik maka diharapkan orang yang membacanya juga memahami siapa Anda (dikenang dan diingat).

Jika demikian, kira-kira kalimat apa yang anda pilih ?

Baca lebih lanjut