mengapa MENULIS ?

Kita pernah merasakan bagaimana asyiknya membaca , bahkan sampai-sampai lupa makan misalnya. Membaca yang dimaksud tentu saja membaca tulisan atau cerita, bisa suatu novel, atau cerita roman, atau bisa juga text-books tebal yang orang lain membacanya saja mungkin bikin pusing. Jika anda saja sebagai pembaca (yang pasif) bisa merasa senang (asyik) , coba bayangkan bagaimana jadinya dengan perasaan penulis itu sendiri (yang aktif membuat) ?  Jadi dalam hal itu tentu dapat dibayangkan bagaimana asyiknya menulis.

Dengan kata lain, mengapa penulis itu mesti menulis ?

Baca lebih lanjut