Perlu Publikasi Internasional untuk KUM ?

Konferensi Internasional European Asian Civil Engineering Forum (EACEF) dengan alamat web di  http://eacef.wordpress.com , ternyata mendapat sambutan hangat rekan-rekan Asia (di luar Indonesia) untuk turut serta berperan aktif dalam acara tersebut dengan mengirimkan abstrak-paper.

Hal tersebut tentu saja menggembirakan sekali 😉 🙂 .

Selain kerja keras TIM dari UPH , maka peran DAAD sebagai sponsor yang memberi dukungan finansial yang signifikan tentu tidak dapat dipungkiri, itu juga berkat alumni Jerman di Indonesia.

Menarik untuk ditelaah bahwa prosentasi rekan-rekan dari People Republic of CHINA cukup besar yaitu 15.2 % dari paper yang masuk (ada 19 dari 125 abstrak yang kami terima sampai tanggal 5 April ini). Jadi P.R. China menjadi negara pembawa makalah terbesar setelah Indonesia (semuanya ada 16 negara dari 1st author yang berpartisipasi). Sedangkan paper dari pemakalah Indonesia hanya sebesar 57.6%.  Yah cukup bisalah disebut Internasional.

Baca lebih lanjut

hati-hati DBD !

Kemarin ke Bandung, Prof. Sahari Besari berkenan menyediakan waktunya di rumah beliau di Kanayakan, di daerah Dago, Bandung utara yang sejuk itu. Meskipun sudah pensiun di ITB, tetapi bukan berarti beliau dapat gampang ditemui, banyak acara-acara atau kegiatan beliau yang dilakukan. Padahal dua minggu yang lalu beliau baru saja keluar dari rumah sakit, kena DBD (demam berdarah). Hati-hati mengkontak beliau karena takut masih belum sehat, jadi mencoba kontak langsung aja ibu Umi (istri beliau) untuk menanyakan kondisinya, sudah baikan apa belum, koq sejak dua minggu tersebut belum mendengar kabar dari beliau.  Eh ternyata hari itu beliau sudah nggak ada di rumah, kemana bu, ke Serpong ada rapat. Wah benar-benar padat acara beliau.

Baca lebih lanjut

Karya Ilmiah Utama ke-4 (April 2007)

Telah tersedia di toko-toko buku.

<up-dated tanggal 15 April 2007>

Hari minggu tanggal 15 April 2007, mampir ke toko buku Gramedia Mal Taman Anggrek, ternyata ada tiga tumpuk tinggi buku karanganku ini, wah cukup banyak stock.

Jika di toko buku di kota anda belum ada buku tersebut, jangan menunggu terlalu lama, pesan aja langsung via telpon atau email ke penerbitnya yang menyediakan divisi khusus yaitu

SHOWROOM Elex Media Komputindo Jakarta
62-21 585 1473-4
62-21 536 99 123-4
email  cs.retail@elexmedia.co.id

Sampul Buku SAP2000 Edisi Baru 2007

<tanggal 11 April 2007>

Rabu tanggal 11 April 2007 ini saya barusan check di toko Buku Gramedia Metropolitan MALL Bekasi. Sudah ada di counter CAD dan grafis. Harganya Rp. 82.500,-.

Wah mahal juga yah, untuk penglaris saya beli satu, he, he. 🙂

Meskipun mahal, tetapi buku tersebut akan menjadi buku SAP2000 berbahasa Indonesia yang paling lengkap, paling tebal yang pernah ada, yaitu 590 halaman (hasil survey bulan Maret 2007 ini). Kecuali itu, yang paling penting bahwa isinya bukan sekedar menerjemahkan saja tetapi benar bahwa sebagian besar adalah betul-betul orisinil sehingga dapat menjadi buku pendamping manual program SAP2000 yang sudah ada.

Buku ini, akan menjadi buku SAP2000 yang cocok dibaca bagi pemula untuk belajar sendiri, maupun referensi perkuliahan, yang di Jurusan Teknik Sipil UPH disebut mata kuliah Komputer Rekayasa Struktur. Suatu mata kuliah khusus yang mungkin tidak ada duanya di Indonesia, yang dikemas agar terjadi link-and-match perolehan yang didapat di perguruan tinggi dan dunia industri kontruksi.

Baca lebih lanjut

president harus SARJANA ? (or) !

Menarik sekali judul di atas, menjadi pertanyaan (?) atau pernyataan (!) . Menurut anda bagaimana. Anda pilih yang (?) = tidak setuju ; atau yang (!) = setuju.  Tentu ada argument yang mendasari setiap jawaban tersebut. Meskipun nuansa di atas tentu saja sangat politis, tetapi karena ada kaitannya dengan ‘sarjana’ yaitu produk dari pekerjaan formalku sehari-hari yaitu  dosen, maka tentu topik tersebut relevan untuk dibahas.

Siapa sih yang ngusulin. Terus terang koq, pertama kali sebenarnya aku tidak tertarik membaca lebih lanjut topik tersebut (nggak bermutu 😦 ), tetapi karena beberapa kali topik tersebut muncul di koran, maka aku jadi ingat, khususnya judulnya itu, yaitu “president harus sarjana”.

Tapi untung, tadi pagi koran Kompas menyatakan bahwa ketua MK (bapak Jimly A.) tidak mendukung persyaratan tersebut, juga bapak president sendiri. Syukurlah, aku juga sependapat. 🙂

Baca lebih lanjut

menghadapi bahaya GEMPA !

Indonesia merupakan daerah yang sering dilanda gempa, mulai dari ujung utara Sumatera (Aceh), ke ujung selatan (Lampung), juga di pulau yang paling padat penduduknya (Jawa), lalu ke timur ke P. Dewata (Bali) atau Lombok dan sebagainya. Anda pasti percaya itu, apalagi berita-berita kejadian gempa sudah sering menjadi headlines di koran, radio atau acara-acara TV. Iya khan.

Tapi tahukan anda, bagaimana jika anda mengalami gempa itu sendiri ? Apa yang harus anda lakukan. Gempa merupakan suatu hal yang natural, agar tidak menjadi bahaya maka perlu persiapan bagi masyarakat di daerah itu dalam menghadapi bahaya gempa.

Coba pikirkan, jika saat ini ada gempa di atas 5 SR, bagaimana hayo ?

Saya yakin banyak orang di sini, di Indonesia bila mengalami gempa pasti langsung meneriakkan nama Tuhan-nya, berdoa, mohon keselamatan (aku juga demikian), lalu lari atau mungkin terlonggong-longgong dan berdiri aja (bingung).  Apa itu yang benar ? Saya kira pendapat tiap-tiap orang bisa berbeda-beda, akhirnya apa, yaitu KEPANIKAN. Kondisi tersebut kadang dapat menjadi bahaya tambahan yang dapat menimbulkan korban jiwa.

Jadi, sebaiknya ada kesamaan pendapat di masyarakat jika ada kejadian gempa, sehingga masyarakat tenang dan tidak timbul kepanikan. Apa kesamaan tersebut, tentu harus ada pembelajaran bersama, harus ada pendidikan bagi masyarakat mulai dari tingkat anak-anak di sekolah sampai kakek-kakek yang udah pensiun.

Bagaimana itu?  Kampanye !

Sudahkan kita (pemerintah) melakukan hal tersebut ? 😦

Ini ada contoh tindakan pemerintah Amerika yang dilakukan oleh FEMA, untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi bahaya tersebut, mulai dari pembuatan poster sederhana di sekolah-sekolah bila ada gempa, sampai memberi formula-formula canggih (publikasi gratis) bagaimana membuat bangunan tahan gempa, misalnya PUSH-OVER analysis, PERFORMANCE BASED DESIGN , RETROFIT dsb.

Mau tahu ? Baca lebih lanjut