Road Map ITB Menuju World Class University

Kata pengantar Wiryanto Dewobroto  : tulisan ini saya peroleh dari Prof. Harianto Hardjasaputra, alumni teknik sipil ITB paling senior di UPH. Karena relevan juga untuk teman-teman engineer lainnya maka saya tampilkan pada blog ini. Cukup bermutu untuk dijadikan renungan, pemikiran bahkan motivasi untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi kita. Semoga.

|

Pemeringkatan Universitas Versi Times HES-QS (THES-QS):

ITB Jangan Panik, Ini Masalah Kriteria dan “Public Relations” 
Oleh: Cardiyan HIS

Tahun 2008 akan segera tiba. Musim pemeringkatan universitas di Asia Pasifik dan Dunia pun kembali tiba. Sejak dimulai pertama kali oleh majalah AsiaWeek (Hong Kong) pada 1997 telah menempatkan University of Tokyo sebagai nomor 1 di Asia pada “50 Top Asia Universities” . Dari Indonesia muncul ITB sebagai yang terbaik yakni pada urutan no. 19.  Ranking 19 di Asia jelas sangat membanggakan civitas academica ITB ketika itu. Bahkan karena peristiwanya berdekatan dengan Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni ITB, para calon Ketua Umum IA ITB sama-sama menjadikannya menjadi isu hangat.  Para calon Ketua Umum IA ITB ketika itu (termasuk Cacuk Sudariyanto yang akhirnya terpilih) hampir sama-sama memasang target; ITB “harus” masuk 10 besar Asia Pasifik. Bukankah 19 sudah dekat dengan 10? Bukan main.

Baca lebih lanjut

cepet mana, ke Lippo Karawaci atau Bandung ?

Tentu saja, pertanyaan di atas baru ada artinya jika diketahui dari mana dibandingkannya. Iya  khan.

Baiklah, itu ditinjau dari arah rumahku, di daerah Bekasi, dekat mal Metropolitan. Pokoknya di sekitar situ, tepatnya daerah antara pintu tol Jatibening dan pintu tol Bekasi Barat. Perjalanannya dianggap membawa mobil sendiri (nggak pakai sopir).

Jika pertanyaan tersebut diungkapkan 3 atau 4 tahun yang lalu, yaitu sebelum tol Cipularang selesai, maka jawabannya jelas dan tegas. Ya cepet ke Lippo Karawaci !  Khan masih di Jabodetabek.

Baca lebih lanjut