natal dan kebersamaan

Waktu adalah uang. Itu jelas ! Apalagi bagi teman-teman netters yang terhubung ke dunia maya (world-wide-web) memakai fasilitas dial-up telpon. Semakin lama, maka semakin mahal. Juga yang senang berbicara via HP, mereka-mereka semua pasti paham bagaimana berharganya waktu. Jika tidak, maka bokek jadinya. 😐

Berkaitan dengan waktu, maka menyediakan waktu untuk bisa bersama-sama juga bukan sesuatu yang mudah. Ini tentunya sangat dirasa oleh teman-teman yang lagi sibuk-sibuknya mengejar maupun mempertahankan karier. Jadi kalau tidak berkaitan dengan urusan bisnis yang sedang ditangani maka menyediakan waktu bersama adalah tidak mudah, bahkan ada orang-orang tertentu yang tidak punya waktu bagi anak-anaknya sekalipun.

Sering kita dengar istilah cita dan cinta; karier dan keluarga. Menurut anda mana yang lebih penting ? O ya, kadang-kadang di doa orang tua kepada anak-anaknya terselip kata-kata permohonan agar anaknya dimudahkan rejeki dan jodo. Yah, semacam itulah.

Jadi dua hal tersebut merupakan unsur-unsur yang mewarnai hidup kita, yang membuat kita tertawa atau menangis.

Bagaimana cara kita menghubungkan keduanya ?

Setelah saya cermati, ada dua sarana yang dapat mengkaitkan, dapat memperkuat atau bahkan menghancurkan satu sama lain, yaitu uang dan waktu. Agar anda mendapat manfaat sebesar-besarnya maka anda harus pintar-pintar meramunya. Jika ramuan tersebut didukung oleh kesehatan (baik jasmani maupun rohani) maka saya yakin kebahagiaan akan berada di sekitar orang tersebut. Dan jika orang tersebut dapat mensyukurinya maka saya yakin kebahagiaan akan dirasakannya.

Benar nggak !

Simple khan hidup ini. :mrgreen:

Baca lebih lanjut