pilkada, ibu workaholic dan orang pintar

Sebagai orang awam, pemahaman tentang pilkada tentu hanya terbatas pada koran dan televisi belaka. Saya kira sebagian pembaca blog ini juga demikian, apalagi berita-berita yang ditampilkan selalu cenderung bernuansa buruk dibanding positipnya.

Sebagai contoh, cobalah simak tayangan Global TV tentang permasalahan pilkada di daerah (kalau tidak salah di Sulawesi). Sangat terlihat sekali bagaimana hal tersebut dapat menyulut tindakan anarki masyarakat yaitu dengan merusak kantor KPU yang ada. Pada tayangan juga terlihat, bagaimana polisi tidak berdaya mengantisipasi keadaan, dimana orang dengan seenaknya sendiri, yang katanya menyalurkan kebebasan berpendapat, melempar kursi, memecah pintu dan jendela.

Jadi, uang rakyat yang oleh pemerintah dialokasikan untuk yang namanya demokrasi, ternyata terbuang sia-sia. Padahal telah diketahui bahwa sebagian besar yang lain, rakyat juga sedang bingung bagaimana mencari bahan bakar untuk memasak, karena minyak tanah mulai sukar / hilang.

Baca lebih lanjut