prof Harianto goes on line

Bagi para pembaca, buah-buah pikiran salah satu dosen UPH yang bergelut di bidang structural engineering tentulah sudah diketahui, yaitu melalui tulisan-tulisannya di blog ini. Meskipun mungkin secara fisik belum pernah ketemu dengan dosen tersebut yaitu saya sendiri.

Jika dianggap bahwa melalui tulisan, maka seakan-akan dapat merepresentasikan kehadiran fisiknya, sehingga dapat terbantu khususnya menangani bidang-bidang engineering,  maka tentu para pembaca blog akan senang jika mendengar berita ini.

Baca lebih lanjut

Werner Sobek – Designing The Future

Travelling Exhibition in Indonesia
(Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung)

WERNER SOBEK – DESIGNING THE FUTURE

Proudly presented by:

May – October 2009

Baca lebih lanjut

alumni sipil UPH mulai dicari !

Krisis mulai lagi ! Itu kalau membaca berita di koran-koran. Apalagi ada berita juga , dari anak-anak mahasiswa sipil UPH yang mengambil KP, “mereka bilang bahwa ada proyek-proyeknya yang untuk KP sedang idle. Tidak ada progress. Jadi harus cari proyek lain yang sedang berjalan, agar KP-nya lancar.

Apa ini gejala seperti 98 itu ya. Kalau begitu maka bisa-bisa akan banyak yang menjadi pengangguran ya. Bisa gawat itu.

Baca lebih lanjut

kuliah MekTek-nya Wiryanto

Ada pertanyaan dari saudari Rini di Denpasar sbb:

Dikirim pada tanggal 2009/02/16 pukul 09:34

Pak wir yang terhormat, saya Rini Denpasar Bali, Saya ingin bertanya kepada Bapak mengenai Mekanika Teknik/Analisis Struktur :

Kenapa kita harus menempatkan sendi gerber pada posisi dimana momennya sama dengan nol?

Ini jadi mengingatkan bahwa rasanya belum pernah kutulis sesuatu di sini dalam peranku sebagai dosen Mekanika Teknik / Analisa Struktur. Meskipun aku menulis banyak hal lain, tetapi pada dasarnya aku adalah dosen untuk mata kuliah Mek-tek lho, yang materinya aku susun dan aku kembangkan sendiri. Tidak mengacu pada buku tertentu tetapi sudah tercampur baur dengan pemahamanku tentang mekanika teknik sendiri.

Mungkin terlalu berani ya kalau menyatakan hal tersebut, bagaimana lagi mekanika teknik adalah ilmu utama di bidang struktur, dan karena sudah banyak yang mengambil keahlian tersebut maka tentu ilmu tersebut sudah banyak yang menguasainya. Karena sudah banyak yang bisa maka tentunya sudah tidak ada yang istimewa lagi. Itu khan berbeda jika aku membahas mengenai metoda Strut-and-tie-model, misalnya. Itu khan masih jarang, bahkan belum masuk pada materi perkuliahan di S1. Betul nggak ?!

Jadi kalau dibilang, pakai materi sendiri, wah tentu banyak yang ingin tahu, kayak apa sih mektek versinya Wiryanto.

Pengin tahu ?

Baca lebih lanjut