semuanya las, kapan pakai bautnya

Sebagai dosen struktur baja di Jurusan Teknik Sipil UPH, maka rasanya ada kewajiban untuk menjawab pertanyaan saudara Andri sbb

Andri // 23 Februari 2010 pada 02:06 )

Selamat siang Pak Wir,

Saya termasuk orang baru di dunia civil, blog bapak benar2 sangat memotivasi saya untuk terjun lebih dalam di dunia civil engineering, bapak pun sudah saya anggap guru saya meski secara tidak langsung.

Ada beberapa pertanyaan sederhana saya

  1. Apakah semua sambungan baja bisa di buat moment connection ? Karena ada teman saya yg mendesign struktur baja dan semua sambungannya di las, termasuk rangka atap (struktur truss) dan sambungan sub beam ke main beam, alasannya karena katanya lebih mudah pengerjaannya.. (terus terang sekarang sayapun jarang melihat ada struktur baja yg menggunakan baut pada sambungannya, di sini semuanya main las).
  2. Kapan kita mesti menggunakan sambungan las dan kapan kita mesti menggunakan sambungan baut ?
  3. Apa yg terjadi kalau kita menganalisis dan memodelkan struktur dengan 100% release terhadap moment, tapi kita mendesign sambungan dengan menggunakan las ? (karena ada juga kejadian seperti itu, untuk membuat simple pekerjaan jadi semua sambungan di las)
  4. Bila kita memodelkan struktur Truss pada SAP2000, apakah kita bisa merelease member 100% terhadap moment, mengingat rasanya tidak ada sambungan baja yg betul-betul 100% “bebas moment” (mohon koreksi jika saya salah), dan bagaimana kita menentukan persentase yg mesti kita release terhadap moment?

Sekian dulu Pak Wir, terimakasih sebelumnya.

Andri

Saya kira dari pertanyaan saudara Andri di atas, kita bisa berdiskusi tentang materi baja.

Baca lebih lanjut

YES for Mario Teguh

Secara pribadi aku tidak mengenal bapak Mario Teguh, namanya aku kenal beberapa waktu yang lalu karena ternyata ibuku di Yogya adalah salah satu penyuka acara beliau di televisi.  Jadi ketika aku melihat threat di detik.com tentang pernyataannya maka rasa ingin tahuku timbul.

Maklum saat ini khan banyak sekali kasus tokoh-tokoh yang keseleo lidah, yang mana jika sebelumnya yaitu sebelum era teknologi internet hal tersebut dapat dengan mudah dilupakan, dapat dianggap angin lalu. Tetapi sekarang saat suara dan gambarpun dapat diabadikan maka keseleo lidah di jaman digital bisa berabe. Jadi apa sih yang dianggap keseleo lidah bagi pak Mario, ini aslinya.

Baca lebih lanjut

menjadi dosen yang baik

Ada pertanyaan menarik dari seorang dosen muda dari Banyuwangi, sbb :

pak, adakah usul atau saran untuk meningkatkan minat para siswa SMU pada bidang teknik sipil dan bagaimanakah agar bisa menjadi dosen yang baik, karena background saya bukan dari pendidik, dan sayapun msh muda. dan adakah cara membuat mahasiswa menyukai pelajaran misalkan mekanika teknik, karena mereka banyak yg mengeluh kesulitan pada mata kuliah tsb.

Ini ditanyakan di thread ini.

Pertanyaan di atas bagi saya pribadi cukup menarik, maklum sangat berkaitan dengan kehidupan pribadinya selaku seorang dosen yang keberlangsungannya juga tergantung dari minat siswa-siswa SMU yang tertarik di bidang teknik sipil tersebut. Jadi mau tidak mau harus tahu peta jalan yang diharapkan dapat menjawab pertanyaan-pertanyan di atas. Jika tidak, maka itu namanya hanya bisa “nrimo ing pandum”alias pasrah pada nasib. Mau ?

Baca lebih lanjut

buku World Housing Encyclopedia edisi Indonesia **BARU**

Jika anda sering mampir pada blog ini dan memperhatikan, maka sudah sejak Desember tahun lalu tidak banyak artikel baru yang aku tulis. Itu bukan berarti tidak banyak peristiwa yang menarik lho. Sebenarnya ada-ada saja yang menggugah untuk ditulis, tetapi karena fokus untuk menulis “buku”  telah menyita pikiran yang banyak maka ya begitulah yang terjadi. Jadi tidak mengisi blog, tidak berarti tidak menulis lagi.

Sekali menulis tetap menulis. Menulis !

Baca lebih lanjut