Kaji Ulang SNI bidang Permukiman

Istilah SNI atau Standar Nasional Indonesia pasti sudah sering kita dengar. Bagi orang awam itu tentu akan dikaitkan dengan standardisasi mutu suatu barang produk.  Ada kesan jika memakai produk ber SNI maka kualitasnya pasti dijamin. Itu pula yang mendasari mengapa sampai ada perintah untuk memakai helm yang ber-SNI. Mungkin ada anggapan, bahwa jika mutunya dapat dijamin maka itu berarti bahwa keselamatan pengendaranya juga dapat dijamin.

Nggak salah sih, tapi itu tidak berarti bahwa jika telah memakai helm ber-SNI maka itu dapat diartikan bahwa kita boleh saja memutar gas pol seenaknya saja. Betul nggak.

Itu jika dikaitkan dengan barang produk. Tapi bagi kita, structural engineer, maka SNI juga berarti code atau peraturan perencanaan yang harus ditaati. Jadi SNI merupakan rujukan untuk membuat suatu structural design di wilayah Indonesia.

Baca lebih lanjut

tanah longsor di Cina

Berita tentang Cina sering kita dengar, dimulai dulu dari penembakan Tianamen yang memberi kesan kejam, kemudian berangsur-angsur pada produknya yang mulai menyerbu Indonesia. Ingat tidak tempo hari ada motor Cina.

Tentang motor Cina sih kesannya tidak berhasil. Kenapa itu terjadi, mungkin kita males bertanya, kesannya “yah memang begitulah”. Tetapi pada kenyatannya ternyata mereka survive. Bahkan terlihat bahwa mereka ternyata semakin canggih. Bukti yang ada bahwa Jembatan paling top di kita sekarang saja adalah buatan Cina. Itu lho jembatan Suramadu. Bahkan sekarang ada berita baru  bahwa mereka akan segera menjadi negara adidaya dibawah Amerika dengan mengalahkan Jepang.

Hebat !

Mengapa ya itu bisa terjadi. Padahal kalau mau jujur, selain kesuksesan-kesuksesan tersebut, aku sering menerima berita tentang bencana yang semuanya kelihatannya terjadi di Cina. Jadi ini bahkan mengherankan lagi, sudah sering terjadi bencana tapi koq maju juga.

Bencana gempa ya pak ?

He, he, bencana itu tidak hanya gempa, tanah longsor juga bisa mengakibatkan bencana.

Seperti yang tempo hari di Jawa barat itu ya pak ?

Kalau dibandingkan, mungkin yang terjadi di Jawa barat itu disebut sebagai kecelakaan kecil doang lho. Kalau nggak percaya, coba lihat aja foto-foto bencana tanah longsor yang terjadi di Zhouqu, Cina belum lama ini.

Baca lebih lanjut

surat untuk Bapak Presiden RI

Inilah surat Presidium KWI, yang ditandatangani oleh Mgr Martinus D. Situmorang  OFM Cap, selaku Ketua Presidium KWI, dan Mgr Pujasumarta, selaku Sekjen. Hari Senin, 16 Agustus 2010, surat ini telah diserahkan oleh Mgr Suharyo selaku Wakil Ketua Presidium KWI, dan Mgr Pujasumarta, selaku Sekjen.

Surat ini merupakan pernyataan resmi Gereja Katolik Indonesia, tentang segala hal, terutama menyangkut masalah korupsi dan intoleransi kehidupan beragamaDalam hal terakhir ini bukan hanya menyangkut Umat Nasrani, melainkan juga Jemaat Ahmadiyah yang juga mendapat perlakuan intoleransi.

Baca lebih lanjut

gadget

Meskipun sudah tahu lama, tetapi mencoba memilikinya baru sekarang. Itu saja setelah menabung dulu. Akhirnya Blackberry Bold 9700 ada ditangan.

Aku bilang luar biasa, sangat berbeda sekali dengan Nokia E51 ku yang dulu, yang umumnya hanya aku gunakan untuk SMS dan telpon-telponan biasa.

Keunggulan yang terasa adalah kemampuan untuk mengelola email, mulai dari account Centrin-ku, juga email di Yahoo, Gmail bahkan account-ku di UPH.

Jika memakai BB ini aku bahkan tidak perlu login berulang-ulang, mengetik email seperti mengetik SMS, juga mengirimkannya. Bisa dimana saja.

Lebih hebat lagi, aplikasi WordPress versi BB juga ada. Tampilannya juga pas dengan layar gadget ini. Kamu tahu, artikel ini juga aku tulis via BB sambil tidur-tiduran. Wo asyik!

Kelemahannya yang aku lihat adalah harus sering di charge battery-nya.

Berminggu-minggu makan tempe ternyata nggak rugi lho. 🙂

sekolah, karir dan pekerjaan

Minggu ini mahasiswa baru tahun ajaran 2010/2011 di UPH telah mulai masuk. Mereka saat ini sedang mengikuti masa orientasi mahasiswa baru terlebih dahulu.

Puji Tuhan, Jurusan Teknik Sipil UPH berhasil menarik minat mahasiswa-mahasiswa baru dan jumlahnya relatif banyak. Jurusan tersebut saat ini bukan lagi menjadi jurusan yang terkecil anggotanya di kampus ini. Padahal masa-masa dulu, jumlah mahasiswanya dikatakan yang paling kecil. Minoritas katanya. Jika sekarang bisa seperti ini, berarti ada pertumbuhan, atau arti lainnya adalah bahwa Jurusan Teknik Sipil UPH mulai dikenal oleh masyarakat.

Baca lebih lanjut