ikut misa di lembah Karmel

Dalam kehidupan kita sehari-hari, tentu sering mendengar bahwa orang bodoh akan kalah oleh orang pintar. Ini jelas telah menjadi pendapat yang diterima oleh umum. Itu pula alasannya mengapa orang tua berupaya keras mencari duit dan menyekolahkan anak-anaknya, yaitu agar pintar.

Meskipun demikian bagi yang merasa bodoh, meskipun sudah bersekolah, akan tahu bahwa meskipun bodoh tetapi mereka juga bisa yakin dapat mengalahkan orang pinter, yaitu jika dia mempunyai keberuntungan atau hoki, lucky atau bejo.

Jika pinter kesannya adalah hasil kerja keras diri sendiri, seperti misalnya dengan belajar, rajin membaca, dan berprestasi di sekolah, tetapi kalau hoki atau bejo itu koq kesannya tanpa itu semua, yaitu dapat diperoleh tanpa kita harus bersusah payah melakukan sesuatu. Hoki itu kesannya datang begitu saja, yang jelas itu kondisinya membuat kita menjadi senang, dan bahkan mensyukurinya. Hoki adalah keadaan yang berasal dari luar kemampuan kita sendiri, bahkan datangnya adalah di luar prediksi kita sendiri. Tentang hoki, maka kita hanya bisa berharap, kepastiannya adalah bukan dari kita.

Lalu dari siapa ?

Itulah kelihatannya yang menjadi misteri. Tetapi yang jelas kondisi tersebut bisa berasal dari kuasa terang maupun dari kuasa gelap.

Lanjutkan membaca “ikut misa di lembah Karmel”

sejenak dalam kehidupanku

Mahluk manusia itu memang luar biasa. Hampir semuanya ingin dieksplorasi dan ditaklukkan, lihat saja gunung tinggi berhasil didaki, laut dalam diselami, bangunan tinggi pencakar langit  maupun jembatan panjang penghubung antar-pulau berhasil dibangun untuk dijadikan ikon pemukimannya .  Bahkan batu keraspun mampu di bor sampai kedalaman 700 m demi menyelamatkan sesamanya, manusia. Jadi tidak salah jika aku menyebut manusia itu luar biasa.

Tentang hal itu, rasa-rasanya  ada satu nash penting tentang manusia di kitab kejadian yang menguatkan pernyataan di atas, yaitu :

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya; laki-laki dan perempuan diciptakannya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranak-cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”[Kejadian 1:27]

Jadi dapat dimaklumi jugalah bahwa itu semua berhasil dilakukan, bahkan jika tidak dicegah bisa-bisa dapat kebablasan, tidak sekedar menaklukkan tetapi juga dapat menghancurkannya. Ingat saja bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima dan Nagasaki, nggak kalah dahyat juga khan dengan cerita Sodom dan Gomorah, yang diluluh-lantakkan jadi abu.

Tentang pencapaian-pencapaian itu ada yang menarik perhatikan kita semua, yaitu bahwa semuanya itu ternyata dapat terjadi tanpa harus ada kesepakatan di antara manusia-manusia itu sendiri. Peristiwa-peristiwa itu dapat dikerjakan oleh segelintir orang saja, tidak harus manusia secara keseluruhan. Itu juga berarti bahwa kemauan dan kerja segelintir orang saja dapat menyebabkan orang lain mengalami keuntungan atau juga kerugian.

Lanjutkan membaca “sejenak dalam kehidupanku”

ketersediaan jurnal ilmiah international di kampus-kampus

Tersedianya koneksi broad-boad  komputer baik di kampus maupun di rumah (via Fastnet yang relatif murah, yaitu hanya sekitar Rp 220 ribu / per-bulan), ditambah adanya gadget mobile yang tersambung dengan XL BB un-limited seharga Rp 99 ribu perbulan, memungkinkan saya dapat terkoneksi dengan internet selama 24 jam, tentunya jika waktunya memungkinkan.

Lanjutkan membaca “ketersediaan jurnal ilmiah international di kampus-kampus”

Wanita Cantik Otomatis Bahagia ?

Keterlaluan sekali ya, dosen rekayasa koq membahasnya topik seperti judul di atas. Kalau menjadi dosen di bidang psikologi, maka mungkin masih bisa dimaklumi. 🙂

Pak Wir kurang kerjaan ya.

Nggak juga sih. Sebenarnya maksudku menulis ini adalah untuk menanggapi tulisan saudara Lex yang judulnya sama juga, artikelnya ada di sini. Maklum saudara Lex telah berkunjung ke blog ini dan berpesan agar menanggapi juga tulisannya. Sayang, ketika berkunjung ke sana, avatar-ku tidak secara otomatis dikenali. Jadi daripada tulisanku di sana nanti tidak dikenali, maka lebih baik menulis saja tanggapannya di blogku ini saja. Toh link-nya pasti akan terdeteksi, bahwa saya sudah menanggapinya. Jadi ini tulisan silaturahmi begitulah.

Lanjutkan membaca “Wanita Cantik Otomatis Bahagia ?”

Gotthard Base Tunnel di Swiss, terowongan KA terpanjang di dunia

Tiap negara punya masalah, meskipun tentu bisa berbeda antara negara satu dengan lainnya.  Tetapi yang namanya masalah, dimana-mana adalah sama, yaitu perlu segera dicari penyelesaiannya. Nah pada tahap itulah, yaitu bagaimana respon suatu negara dalam menyelesaikan masalahnya, maka  akan terlihat kelasnya, negara maju atau negara tertinggal.

Lanjutkan membaca “Gotthard Base Tunnel di Swiss, terowongan KA terpanjang di dunia”

pemimpin yang ideal

Mempunyai sosok pemimpin yang dapat diterima, disegani bukan karena rasa takut tapi karena menghormatinya, dan bahkan dapat menjadi panutan atau sumber inspirasi tiap lapis rakyatnya tentulah harapan kita semua yang hidup disuatu negeri. Apapun itu. Pemimpin seperti itulah yang mungkin dalam legenda-legenda kita, dapat disebut sebagai satrio piningit, yang diimpi-impikan.

Apakah kita sudah mendapatkannya ?

Lanjutkan membaca “pemimpin yang ideal”