respons pembaca buku Struktur Baja

Menulis itu gampang, setiap orang yang mengaku diri sarjana pasti malu jika dianggap tidak bisa menulis. Apalagi yang punya gelar lebih, pastilah lebih biasa untuk menulis. Jika banyak menulis, dan kemudian dikumpulkan tentu bisa dirangkum menjadi buku. Tapi pada kenyataannya mungkin tidak sesederhana itu. Maklum, bisa membuat buku masih saja bisa membuat orang berdecak. Wah . . . . Profesor apalagi, . . .

Jaman sekarang, apalagi dengan adanya sertifikasi dosen, dimana dosen dan profesor diberi tunjangan dari pemerintah. Salah satu tolok ukur kinerjanya adalah produk tulis. Bahkan seorang profesor adalah wajib hukumnya untuk setiap tiga tahun sekali harus membuat buku. Kalau tidak, maka bisa-bisa tunjangannya akan dicabut. Nah profesor di Indonesia khan sudah banyak. Adanya kebijakan tersebut tentu akan dihasilkan banyak buku. Jadi dengan asumsi di atas, dan fakta adanya tunjangan untuk produktifitas profesor, maka buku-buku ilmu pengetahuan tentu semakin banyak. Jadi kalau akupun juga membuat buku, lalu apanya yang menarik. Maklum, tidak ada bedanya dengan profesor-profesor yang memang kewajibannya itu. Baca lebih lanjut