pentingnya mata-kuliah Kerja Praktek (KP)

Siapa yang jadi dosen di mata kuliah Kerja Praktek ?

Tentang itu, saya coba mengingat-ingat jaman kuliah S1 di UGM dulu. Mata kuliah Kerja Praktek jelas ada, dan setiap mahasiswa diharuskan mengikutinya. Meskipun demikian, ingatnya itu hanya tugas yang harus dikerjakan. Proses asistensi adalah ke engineer di lapangan, kalau di kampus ingatnya hanya ke asisten dosen, mahasiswa senior saja. Tidak ada dosen khusus yang bertanggung-jawab memegang mata kuliah tersebut. Kalaupun ada, saya rasa tugasnya adalah hanya untuk memastikan apakah persyaratan-persyaratan administrasi yang diperlukan oleh mahasiswa dalam menjalankan tugas tersebut, telah terpenuhi. Itu yang saya ingat. Coba benar nggak ya, mungkin sudah berbeda saat ini.

Jadi kalau ditanyakan dosen untuk mata kuliah tersebut, tentunya bingung juga ya. Mungkin istilah yang tepat adalah dosen untuk koordinator KP, begitu ya. Untuk yang bukan di kampus almamater saya, silahkan periksa tempat anda kuliah. Bagaimanapun juga mata kuliah KP adalah wajib dan pasti ada, untuk itu diberikan bobot 2 SKS. Jadi KP adalah mata kuliah wajib di Jurusan Teknik Sipil, kalau tidak ada, wah gawat itu.

Baca lebih lanjut

32 th setelahnya !

Penulis memang sudah cukup umur, dan di bidang karir yang digelutinya kadang sudah dapat dianggap senior. Jadi cukup menarik untuk mencari tahu, apakah kondisi yang saat ini dijalaninya telah diduganya 32 tahun yang lalu.

Catatan : sedikit memori lama hasil mengikuti reuni empat windu lulus SMA di Yogyakarta.

Baca lebih lanjut

skripsi itu emangnya penting ?

Saya tertarik untuk membahas tentang skripsi lagi karena masih saja ada pertanyaan sebagai berikut :

Tulisan yang sangat menarik. Pak Wir, saya menangkap argumentasinya sebagai berikut: bagaimana mungkin bisa mengejar perguruan tinggi (PT) luar negeri kalau kita menghapuskan skripsi? (maaf jika saya terlalu menyederhanakan atau salah tangkap)

Yang ingin saya tanyakan: sepertinya banyak (saya tidak tahu persis proporsinya) PT di negara-negara peringkat tinggi (misalnya: australia, usa, uk,…) yang tidak mewajibkan lulus dengan skripsi (by courses?). Apakah ada hubungan antara wajib skripsi dengan kualitas PT? Hubungan kausalitas atau korelasi? Mohon pencerahannya.

Jika tertarik juga untuk membahas dan mendengarkan argumentasi saya, silahkan dilanjut.

Baca lebih lanjut