baut mutu tinggi 8.8 dan A325

Bekerja pada institusi dengan jumlah dosen yang relatif terbatas (kecil), ada untung dan ruginya lho. Kecil disini dengan asumsi bahwa setiap kepakaran cukup dipegang oleh satu dosen. Itu juga berarti bahwa jika dosennya mempunyai kepakaran lebih, maka akan dirangkap. Maklum sebagai institusi swasta maka faktor efisiensi kerja selalu menjadi tolok ukur dari setiap keputusan yang dibuat.

Oleh sebab itu untuk mata kuliah Computer Programming (2 sks), Steel Structure (3 x 2 sks), Timber Structure (2 sks), Computer Aided Structural Engineering (2 sks), yang mana dianggapnya aku menguasai dibanding dosen-dosen lain yang ada, maka diberikan aku tanggung jawab untuk mengelolanya. Satu sisi ini tentu suatu yang membanggakan karena dianggap menjadi pakar di bidang tersebut, tentu saja itu hanya berlaku di institusi tempatku bekerja.Tahu sendiri, disebut pakar khan kesannya terhormat. Tetapi karena menjadi satu-satunya yang dianggap pakar di tempat kerja, maka ketika harus menyiapkan materinya harus sendirian juga. Itu khan berarti perlu kerja keras. Itu mungkin sisi negatifnya.

Kalau hanya sekedar “bergaya” di kelas saja di kampus sendiri, maka para murid tentu akan dengan senang hati menyebut kepakaran yang dimaksud. Betul nggak, karena kalau nggak mau mengakui, . . . he, he, . . . nilainya bisa-bisa nggak lulus.:D

Masalahnya adalah jika pengakuan kepakaran tersebut disampaikan ke orang lain di luar kampus.  Nah belum tentu orang lain itu mau mengakui. Padahal salah satu unsur reputasi adalah adanya pengakuan dari orang lain, betul khan. Itulah makanya, meskipun di negeri ini hanya ratusan program studi teknik sipil, sehingga tentunya ada banyak pakar terkait bidang studi yang diajarkan, faktanya mereka hanya berani menyebut diri sebagai dosen untuk mata kuliah anu, dan bukan pakar di bidang anu. Kalau dosen khan memang tidak bisa dibantah, maklum ada institusi yang mau menggajinya. Itu juga berarti ada ratusan dosen tentang struktur baja, tetapi yang dapat disebut pakar struktur baja tentunya jumlahnya lebih terbatas.

Lanjutkan membaca “baut mutu tinggi 8.8 dan A325”