PHK . . . akhirnya !

Berita akan terjadinya PHK, lagi merembak dimana-mana. Pagi tadi ketika dalam dalam perjalanan di mobil menyetel radio, maka lagi seru dibahas tentang PHK. Lalu membaca berita bahwa yang melakukan PHK nggak tanggung-tanggung, yaitu perusahaan Toshiba dan Panasonic. Ini beritanya dari Kompas.com.

Bagi orang yang telah merasa settle bekerja, dan sedang menikmati kehangatan berkeluarga, maka yang namanya PHK tentu seperti mendengar petir di siang hari bolong, mengagetkan. Masih mending kalau punya tabungan, untuk hidup beberapa bulan ke depan, sambil cari pekerjaan baru. Nah, yang tidak bagaimana, apalagi kalau punya utang, cicilan rumah atau kendaraan yang harus dilunasi setiap hari. Maka kagetnya tentu seperti mendengar bom bali. Menakutkan.

Intinya itu, kalau yang namanya PHK itu tentu tidak enak, tidak sekedar menyedihkan tetapi menakutkan. Hanya saja, yang namanya PHK biasanya lebih ditekankan pada kerja atau pekerjaan. Nah manusia itu umumya mempunyai dua lingkungan dalam kesehariannya, yaitu Kerja (pekerjaan) dan Keluarga. Jadi kalau kena PHK di kerja masih bisa disyukuri jika punya keluarga. Itu akan menjadi penghibur. Amit-amit kalau PHK kedua-duanya, Kerja dan Keluarga. Gawat itu.

makamphk-2-140103

Illustrasi sedihnya buruh yang kena PHK (Sumber : Liputan 6)

Baca lebih lanjut