MIDAS dan Jurusan Teknik Sipil UPH

Jika kita mau mengamati lebih mendetail, ternyata Jurusan Teknik Sipil sudah banyak terdapat di berbagai Perguruan Tinggi yang menyebut dirinya Universitas. Itu dapat dimaklumi, karena untuk disebut Universitas maka suatu perguruan tinggi harus terdiri dari banyak unsur-unsur fakultas, dan salah satu yang favorit adalah keberadaan Jurusan Teknik Sipil.

Oleh karena itulah, maka ketika Jurusan Teknik Sipil UPH berdiri di tahun 1994 maka diperlukan suatu usaha tertentu agar “laku”. Untunglah, para pendirinya punya selera dan juga didukung komitmen kuat sehingga fasilitas infrastruktur yang dibangun menurutku memang menarik. Kompensasinya tentu akan menyangkut pada biaya, yang kata orang disebutnya mahal. Padahal kalau dibandingkan dengan biaya studi di kampus swasta lainnya, yang sudah dikenal orang banyak, maka sebenarnya tidak terlalu berbeda. Yang jelas, jika anda berkesempatan datang berkunjung ke kampus UPH maka tentu itu dapat dimaklumi.

Sekarang tidak terasa, sudah 18 tahun waktu telah berjalan sejak kampus UPH pertama kali berdiri. Waktu yang disediakan untuk promosi, rasanya sudah lebih dari cukup, orang-orang harusnya sudah bisa melihat kualitas suatu kampus tidak sekedar dari tampilan fisik, tetapi sudah sampai pada tahap kemampuannya untuk memberi pengaruh.

Baca lebih lanjut

tentang lantai jembatan

Ada pertanyaan sederhana tetapi menarik dari Dimas,

Pak, sebenarnya lebih baik jembatan dengan lantai atas atau bawah ????  Terus keuntungan dan kerugian masing-masing model apa ???

Pertanyaannya pendek, tetapi jawabannya jelas nggak cukup dengan beberapa patah kata, oleh karena itu perlu dijadikan threat tersendiri. Kecuali itu sebenarnya juga untuk mengantisipasi materi kuliah di tahun depan, yang ada kemungkinan mengajar mata kuliah tentang struktur jembatan. Dengan demikian maka ada baiknya pertanyaan di atas perlu dijawab sekaligus sebagai bahan pemanasan untuk merenung tentang jembatan.

Baca lebih lanjut