masih ada juga yang ambrol !

Heran juga, masih ada juga yang gagal bangun jembatan. Padahal pendidikan teknik sipil di Indonesia ini khan udah mewabah, tiap ibukota propinsi kelihatannya udah ada lho perguruan tingginya. Bahkan saking banyaknya, bahkan sudah ada tempat belajar (perguruan tinggi) yang nggak dapet murid baru. Itu khan artinya tempat belajar dengan yang mau belajar sudah lebih banyak tempatnya. Peminat yang mau jadi insinyur sedikit karena di pasaran sudah dijumpai banyak insinyur sehingga harganya jadi kodian (digaji kecil). Jadi siapa yang mau ?

Lanjutkan membaca “masih ada juga yang ambrol !”