masukan dari sdr Ridwan DA

Lama saya tidak menulis di blog ini. Maklum ada pencapaian lain yang perlu konsentrasi dan fokus. Hanya saja dari berbagai komentar yang masuk ada tanggapan dari sdr Ridwan DA terhadap buku Struktur Baja Edisi ke-2. Karena ini merupakan bukti bahwa ada orang yang membaca buku saya, maka tentu penting untuk ditanggapi.

Ini masukan yang diberikan melalui blogi ini.

Dear Pak Wir,

Saya menemukan hal yang menarik, di halaman 714 dan 715 (Bab sambungan momen end plate), saya lihat kedua rumus flush end plate 4 baut dengan flush end plate 4 baut + pengaku bawah itu sama ya pak mungkin harusnya beda ya. kemudian sy search google, lalu saya temukan literatur dg website

“https://www.aisc.org/globalassets/aisc/research-library/unification-of-flush-end-plate-design-procedures.pdf”

d web itu ada pembahasan ttg end plate, lalu sy cari ternyata untuk kedua rumus di atas bebeda pak. mohon penjelasannya pak Wir, mohon dijawab y pa secepatnya ^^.

Terima kasih pak.

Ridwan DA

Link yang diberikan pak Ridwan aktif, sehingga referensi yang diberikan dapat diakses.

Alasan yang mendasari sdr Ridwan DA dalam mempertanyakan materi flush end-plate di buku saya memang logis. Ini yang namanya kritis, yaitu rumus yang digunakan untuk menghitung kapasitas Flush-end-plate empat baut (tanpa pengaku tengah) dengan yang memakai pengaku tengah, ternyata sama. Aneh khan.

Baca lebih lanjut

robohnya selasar BEI

Berita tentang robohnya struktur lantai selasar gedung BEI, menjalar cepat via WA tadi siang. Ada yang melalui grup profesional, maupun grup awam, berita dari ibu-ibu perumahan yang dishare istri saya. Jadi berita ini mestinya sudah menjadi rahasia umum. Ini ada sedikit foto yang aku dapat via internet.

korban-reruntuhan-bei-di-evakuasi-ke-rs-mintoharjo-hqgsnMqUAi
Reruntuhan selasar di gedung BEI (sumber gambar : Oke Zone)

Berita-berita tentang musibah tersebut langsung bertebaran. Ini saya coba tampilkan beberapa link hasil om Google, siapa tahu anda tertarik :

Menarik sekali bahwa ini terjadi pada bangunan gedung di Jakarta, yang notabene adalah ibukota negara kita, Indonesia. Pantas saja tadi siang sudah ada komentar khusus dari pakar kita yang hidup di negeri seberang.

Baca lebih lanjut

Soal UTS Struktur Kayu UPH – Oktober 2017

Berapa tahun lalu dalam rangka mencari dosen untuk program S2 maka ketemu kadindat dosen bergelar doktor dari perguruan tinggi Jakarta yang terkenal (saat ini sedang jadi berita hangat). Waktu itu (saya masih S2) merasa heran dengan penjelasan beliau, bahwa tidak ada masalah dengan materi mata kuliah yang akan diajarkan di program S2. Semua sanggup katanya kalau diberikan kesempatan untuk mengajar. Alasannya “Saya khan doktor,  jadi wajar dong kalau bisa semua“.

Baca lebih lanjut

Seminar Internasional Konstruksi Kayu Modern di Jakarta

Ini benar deh, komunitas ahli kayu dengan basic ilmu teknik sipil Indonesia kelihatannya dilupakan atau tidak dianggap oleh pihak industri kayu. Mungkin juga ini akibat pihak asosiasi jurusan teknik sipil atau BMPTSSI tidak memandang sebelah mata pada mata kuliah kayu, sehingga menjadi tidak berkembang.

Bayangkan besok tanggal 12 Oktober 2017 di Jakarta akan ada seminar international mengenai produk kayu konstruksi modern. Pada acara tersebut diundang para pakar yang punya passion terhadap konstruksi kayu, ada arsitek dan ada juga ahli konstruksi kayu. Tahukah anda siapa yang mengisi posisi ahli konstruksi kayu tersebut. Saya berpikir, ini pasti orang IPB atau UGM atau juga Unpar. Eh ternyata bukan. Pakar konstruksi kayu yang diundang adalah dari Malaysia, yaitu Prof. Dr. Zakiah Ahmad.

Baca lebih lanjut

membimbing riset S2 tentang kayu

Di kampusku sendiri memang belum ada program S2 teknik sipil kekhususan ilmu struktur. Adanya baru S2 teknik sipil kekhususan manajemen konstruksi, itupun posisinya di tengah kota Jakarta, bukan di kampus Karawaci. Oleh sebab itu aku tidak mempunyai murid bimbingan di level S2 di kampusku sendiri. Hanya saja ada satu perguruan tinggi di Jakarta yang melihat potensi keilmuan yang kumiliki, dan memberiku kepercayaan melakukan bimbingan thesis S2, khususnya yang tertarik dengan bidang keilmuanku tersebut.

Baca lebih lanjut

Belum baca buku saya ya ?

Kehidupan mengajar bagi saya adalah suatu kehormatan, apalagi ditambah karunia menulis. Lengkap sudah modal untuk mengisi kehidupan ini secara warna-warni. Akibatnya profesi dosenpun dapat menjadi sesuatu yang dibanggakan, tanpa perlu melengkapi diri dengan Rubicon.  😀

Salah satu ciri atau tanda jika proses mengajar / menulis mendapatkan respon yang baik dari murid / pembaca adalah adanya pertanyaan, baik itu secara lesan (mengajar) atau tertulis (dibaca tulisannya). Pertanyaan dapat menjadi menjadi petunjuk apakah materi yang diajarkan mendapat respon atau tidak. Semakin banyak pertanyaan, berarti para murid tertarik untuk mendengarkan bahkan bisa terjadi diskusi tambahan untuk menjelaskan hal-hal lain yang mungkin terlewatkan. Proses pengajaran menjadi hidup.

Baca lebih lanjut

Seminar Inovasi Baja di Pontianak

Jumlah perguruan tinggi yang memiliki Jurusan Teknik Sipil di P. Kalimantan ada sekitar 23 (Sumber banpt.or.id). Itu berarti komunitas pembelajaran teknik sipil relatif banyak. Bayangkan, jika setiap jurusan punya 50 orang murid (pukul rata) maka setiap tahun akan ada kurang lebih 1150 orang yang datang bergabung. Karena mata kuliah struktur baja adalah wajib diikuti untuk menyelesaikan pendidikan teknik sipil, maka tentunya penyelenggaraan seminar struktur baja akan banyak peminatnya. Anggap saja yang masih aktif belajar adalah 5 angkatan terakhir atau sekitar 5750 orang dan yang benar-benar mau meluangkan waktu ada sekitar 5% saja maka itu saja akan ada sekitar 200 orang. Sudah ramai itu.

Adanya harapan seperti itu, dan juga karena adanya dukungan Asosiasi Masyarakat Baja Indonesia (AMBI) sekaligus untuk usaha menangkap peluang akan ramainya dunia konstruksi saat di Indonesia. Oleh sebab itu Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Pontianak mengambil inisiatip menyelenggarakan Seminar Nasional Rancang Bangun Konstruksi Baja, di kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Seminar sehari tersebut akan berlangsung pada hari Rabu, tanggal 18 Oktober 2017 yang akan diadakan di Hotel Mercure Pontianak, Kalbar.

Y993738023_
Hotel Mercure Pontianak, Jl. Jendral Ahmad Yani No.91, Pontianak, Indonesia

Penyelenggaraan seminar di hotel seperti di atas, tentunya tidak sekedar untuk mengakomodasi keperluan akademis semata (kapita selekta perkuliahan), tetapi juga ditujukan sebagai sarana pengembangan profesional di P. Kalimatan dan sekitarnya, khususnya di bidang rekayasa konstruksi baja.

Baca lebih lanjut