Seminar HAKI 2017 – Pelaksanaan & Paper

HAKI atau Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia adalah asosiasi profesi teknik sipil terbesar di Indonesia (sepengetahuanku lho). Oleh sebab itu, banyak alumni sarjana teknik sipil yang jika bekerja pada bidangnya akan berusaha menjadi anggota asosiasi ini. Apalagi saat ini dari pemerintah ada persyaratan akan perlunya “gelar insinyur profesional” yang dikeluarkan oleh asosiasi profesi, dimana salah satunya adalah dari HAKI. Oleh sebab itu keberadaan asosiasi seperti HAKI ini menjadi penting dan tidak bisa diabaikan lagi oleh para profesional teknik sipil yang bekerja di bidang konstruksi khususnya.

hotel-borobudur
Gambar 1. Hotel Borobudur, Jakarta (Sumber : http://www.booking.com)

Kegiatan HAKI yang paling menonjol (menurutku) adalah rutin menyelenggarakan seminar ilmiah tahunan, yang biasanya (selalu) diadakan di bulan Agustus dan bertempat di hotel Borobudur, sebuah hotel bintang lima di pusat kota Jakarta. Acaranya selalu konsisten di bulan tersebut tiap tahunnya, kecuali jika bentrok dengan hari lebaran.

Karena selalu konsisten setiap tahuna dan mampu menarik perhatian para anggotanya yang jumlahnya ribuan dari seluruh tanah air, maka acara seminar HAKI akan sangat meriah, didatangi tidak kurang oleh 500-600 profesional, mulai dari mahasiswa sampai profesor, insinyur praktisi sampai owner proyek besar, dan juga ibaratnya datang dari Sabang sampai Merauke. Oleh sebab itu acara ini juga sangat diminati oleh para sponsor,  yang diberi kesempatan untuk membuka stand produk-produknya di lobby luar ruang pertemuan. Acaranya meriah, bahkan lebih meriah dibanding acara-acara seminar ilmiah di kampus. Jadi bisa ikut acara ini, baik menjadi peserta, apalagi kalau jadi pemakalah, adalah sangat istimewa. Maklum di acara ini berkumpul para profesional-profesional di bidangnya. Bisa jadi ajang bisnis, reunian maupun networking / marketing.

Karena begitu strategisnya acara HAKI ini, maka sudah tiga kali berturut-turut, mulai tahun 2015, 2016 dan tahun 2017 ini, saya meluangkan waktu dan pikiran agar bisa berpartisipasi aktif, khususnya sebagai pemakalah (pembicara). Itu penting  karena penerbit buku-buku karyaku, LUMINA Press diberi kemudahan untuk membuka stand buku di acara tersebut. Satu sisi ada upaya dari penulis dan penerbit untuk memasarkan buku-buku produknya pada target pembacanya,  satu sisi untuk mengenalkan para profesional di bidang konstruksi dengan produk-produk buku yang dapat mendukung meningkatkan profesionalitasnya. Win-win solution lha.

spanduk-seminar
Gambar 2. Spanduk selamat datang ke peserta seminar (Sumber : Dhim’s Rudy)

Karena tempat tinggalku di pinggiran Jakarta, maka untuk menghindari terlambat karena macet, maka pagi-pagi sekali sudah berangkat. Jadi tidak heran sebelum pk 7.00 sudah tiba di hotel. Kelihatannya termasuk klotter pertama peserta seminar yang datang, setelah menunggu akhirnya mendaftar ke panitia yang pertama. Ruang masih kosong, setelah men-tag tempat duduk, maka acara pertama adalah mendatangi stand LUMINA Press, melihat kesiapannya.

Baca lebih lanjut

Aku dan Seminar HAKI 2016 ini

Kemarin, Selasa (23/8/2016), dan hari ini, Rabu (24/8/2016), telah berlangsung acara Seminar Nasional Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Ini spanduknya yang terbentang di pintu masuk sebelah utara hotel.

spanduk-seminar-haki
Gambar 1. Spanduk dan tema Seminar HAKI 2016

Dari laporan ketua panitia, acara ini dihadiri oleh kurang lebih 550 profesional di bidang konstruksi, dan umumnya datang dari latar belakang kontraktor, konsultan dan akademisi. Dengan jumlah peserta seperti itu, maka kelihatannya acara ini adalah ajang pertemuan terbesar untuk para ahli struktur dan konstruksi Indonesia. Penilaian ini tentu saja relatif sifatnya. Maklum pengalamanku kalau menghadiri acara seminar yang diselenggarakan perguruan tinggi, jumlahnya relatif terbatas, bisa mencapai 200 saja, rasanya sudah sangat penuh.

Baca lebih lanjut

buku Edisi 2016 telah SIAP !

Puji Tuhan buku karanganku terbaru, Struktur Baja Edisi ke-2 yang dinanti-nanti telah diterima oleh LUMINA Press. Demikian informasi via sms yang aku terima hari ini. Lega rasanya menerima kabar tersebut sehingga rencana untuk segera mengirim buku tersebut kepada pemesan pra-order dan sekaligus rencana untuk berpartisipasi dengan membuka stand buku di seminar HAKI, dapat terwujud. Ini tentu berkat doa dan harapan baik dari para pembaca sekalian.

Baca lebih lanjut

The 3rd – SCESCM – September 5-7, 2016

Adanya persyaratan kenaikan kum dosen yang harus memasukkan kinerja di bidang karya tulis yang semakin besar, kelihatannya memicu terjadinya peningkatan kegiatan konferensi atau seminar ilmiah yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.

Saat ini kalau ketemu rekan sesama dosen, tidak ada lagi suatu kebanggaan bilamana dia mengajar begitu banyak sks untuk setiap semester berjalan. Ini tentu dapat dimaklumi karena pada setiap pelaporan kinerja dosen ke DIKTI, kalau hanya sekedar mengajar saja maka dianggap tidak tuntas kinerjanya. Harus ada unsur lain yang seimbang dari kinerja di bidang penelitian dan di bidang pengabdian masyarakat. Jadi bagi dosen yang waktunya di kampus hanya habis untuk mengajar, itu berarti hanya seorang “dosen tidak tetap” atau “dosen sambilan”, kalaupun dosen tetap, maka pastilah masih dianggap “yunior”, bukan seorang “dosen profesional” yang diakui oleh DIKTI.

Baca lebih lanjut

buku bersampul LINEN

Ada yang tidak biasa dengan hari minggu kemarin. Pagi hari setelah pulang dari misa di Gereja Sanbarto, Bekasi, kebetulan karena esoknya ada ujian praktek sekolah anakku, maka aku hanya santai-santai di rumah saja. Ini kondisi yang tidak biasa bagiku, maklum hampir minggu-minggu sebelumnya, jika kondisi itu terjadi pasti aku sudah duduk asyik di  komputer, menulis. Hari minggu kemarin tidak kulakukan karena proses editing-layout buku telah selesai. Alhamdulillah.

Baca lebih lanjut