kuliah struktur baja di Semarang, 23 Oktober 2014

Ini namanya sambil menyelam minum air, lha gimana lagi kalau ada kesempatan pastilah harus digunakan dengan baik. Jadi ketika panitia Lokakarya Pengajaran Mata Kuliah Analisa Struktur menawarkan untuk memberi kuliah tentang struktur baja. Ya jelaslah, aku menyanggupinya. Jadi sekaligus di Universitas Negeri Semarang (UNNES) nanti, aku memberikan dua sessi pengajaran, yaitu pagi tentang analisa struktur, kemudian siangnya khusus tentang struktur baja.

Ini posternya:

Poster Kuliah Umum Fix SponsorJadi bagi yang tertarik juga ingin tahu apa yang saya tulis nanti tentang struktur baja, maka ada baiknya juga ikut. Yang jelas materi yang aku tulis itu sudah mendapatkan sinyal positip dari Profesor yang juga pakar di bidang struktur baja. Bagi peminat bidang ilmu struktur event tersebut cukup menarik sebagai benchmark posisi keilmuan yang dimiliki, khususnya tentang struktur baja.

cover design

Jika dipikir-pikir apa yang saya lakukan ini bukan pekerjaan insinyur, tetapi scope pekerjaan orang desain, tepatnya Desain Komunikasi Visual (DKV) yang mana salah satu jurusannya ada di UPH di School of Design atau SOD.

Pekerjaan di bidang desain “terpaksa’ harus dilakukan karena tuntutan profesi, bukan sebagai insinyur sih, tetapi selaku penulis. Ini adalah bentuk kemasan untuk menjual tulisan yang akan diterbitkan. O ya, hasil kerjaku selaku desainer adalah buku sampul “Komputer Rekayasa Struktur dengan SAP2000” yang terbit tahun 2013 yang lalu. Responnya bagus lho, udan tahu belum. Jika belum klik ini saja.

Baca lebih lanjut

bab 21 tentang jembatan di Indonesia

Meskipun aku mempunyai account facebook maupun twitter, tetapi kalau untuk tulis menulis maka hanya di blog wordpress ini saja yang aku lakukan. Maklum, untuk yang namanya tulis menulis biasanya aku relatif serius, maksudnya aku jarang hanya menulis sepatah atau dua patah kata, sekedar comment apalagi curhat. Menulis bagiku adalah cara mengungkapkan pikiran atau ide. Harapannya adalah bahwa orang lain tahu bahwa aku ada. 😀

Baca lebih lanjut

kenangan 2013 dan harapan 2014

Tidak terasa tahun 2014 sudah datang, kepada pembaca diucapkan Happy New Year. Semoga menjadi tahun yang membawa berkah, dan kita selalu mendapat bimbingan serta perlindungan dari Tuhan Allah yang Maha Esa. Amin.

O ya, jangan lupa pula mendoakan semoga dalam penyelenggaraan pesta demokrasi di bulan April nanti, negeri ini tetap dalam kondisi damai, aman dan sejahtera. Maklum, orang-orang awam di bidang politik seperti saya ini, ketika ada pesta seperti itu tentunya tidak ada keuntungan langsung yang diperoleh. Adanya sekedar harapan, tetapi apakah itu akan terwujud atau tidak, Wallahu a’lam. ** pesimis mode on melihat sepak terjang politikus kita saat ini (kecuali bapak Jokowi tentunya)**

Baca lebih lanjut

Seminar HAKI 2013 – CECAR 6

Hari Selasa, Rabu dan Kamis tanggal 20 – 22 Agustus 2013, bertempat di Hotel Borobodur, Jakarta Pusat, berlangsung perhelatan besar para civil engineer dunia di Jakarta.

Dunia, karena seminar tahunan HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia) ini, bergabung bersamaan dengan seminar tiga-tahunan CECAR (Civil Engineering Conference in The Asian Region) ke-6. Jadi, jika biasanya seminar HAKI hanya berlangsung selama dua hari, maka kemarin itu menjadi tiga hari lamanya (belum termasuk work-shop lho).

Meskipun berlangsung selama tiga hari, tetapi karena banyaknya pemakalah maka acaranyapun dibagi-bagi lagi dalam beberapa kelas paralel. Hebat, hebat, hanya sayangnya saja matanya hanya dua, jadi terbatas untuk bisa mengikuti semua. Oleh karena itu kadang bingung sendiri materi apa yang akan diikuti. Maklum, judul-judul makalahnya bervariasi, mulai dari jembatan bentang panjang, bangunan tinggi tahan gempa, BIM (Building Information Modelling), bahkan ada juga yang membahas soal anti korupsi.

Bingung ya. Koq sampai anda sesion anti korupsi diacara para civil engineer. Saya juga bingung, tetapi yang jelas kebanyakan yang menyampaikannya adalah tamu manca negara. Logikanya sih, proyek-proyek konstruksi itu khan menyedot dana publik yang begitu besar, jadi strategi menghindari korupsi perlu diupayakan agar dana yang dikeluarkan benar-benar untuk proyek konstruksi (tidak bocor). Jika demikian maka mutu pekerjaan bisa terjaga.

Baca lebih lanjut