suasana launching Buku di Yogyakarta – 14 Nov 2015

Jadi penulis itu memang menyenangkan, banyak teman, banyak rejeki (bantuan). Seperti launching buku karya terbaru misalnya, banyak lho yang bersedia membantu. Ini bisa terjadi karena kedua belah mendapatkan keuntungan masing-masing, win-win solution sifatnya.

Pihak yang membantu launching akan mendapatkan¬†keuntungan karena acaranya semakin meriah, minimal mendapatkan perhatian dari para pembaca, dan penulisnya sendiri tentunya juga senang karena tidak perlu repot-repot mengadakannya. Karena alasan itu pula, maka pihak penerbit, LUMINA Press, dengan senang hati memberi sumbangan beberapa buku terbitannya untuk dijadikan door-prize. Ini menjadi alasan peserta untuk hadir dan menunggu sampai selesai. Ke dua belah pihak senang. ūüėÄ

Konsep dengan latar belakang pemikiran seperti di atas dimanfaatkan dengan baik oleh adik-adik HMTS Universitas Negeri Yogyakarta. Ketika mereka mengadakan acara seminar akademik dan mengundang saya sebagai salah satu pemakalah, maka mereka menawarkan kesempatan itu untuk sekaligus launching bukuku yang terbaru berjudul Struktur Baja – Perilaku, Analisis dan Desain – AISC 2010. Ini poster acara yang dimaksud.

SEMNAS-SIPIL-UNY-2015_small

Baca lebih lanjut

Masukan #1 – draft buku struktur baja

Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, awal tahun 2015 atau dua atau tiga bulan lagi buku “Struktur Baja : Perilaku, Analisis dan Desain – AISC 2010” diusahakan sudah dapat diterbitkan.

Buku tersebut ditulis bukan sekedar untuk kum sebagai kewajiban seorang dosen pada umumnya, tetapi lebih dari itu, sebagai buah karya kehidupan sehingga untuk itu perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh secara serius. Padahal di sisi lain bulan Oktober in banyak sekali acara, lihat saja :

  1. Kamis, 9 Oktober 2014 sebagai pembicara tamu (Invited Speaker) di Seminar Nasional Teknik Sipil yang diselenggarakan oleh HMS Universitas Negeri Malang, Gedung D9 UNM, Jalan Semarang No.5, Malang.
  2. Kamis, 16 Oktober 2014 ‚Äď Jumat, 17 Oktober 2014 sebagai pemakalah biasa (Call Paper) di Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS) ke-8, yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Nasional, Bandung
  3. Kamis, 23 Oktober 2014 sebagai pembicara tamu (Invited Speakar) di Lokakarya Mata Kuliah Analisa Struktur yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Kampus UNNES, Sekaran Gunungpati, Semarang.

Kegiatan di atas tentu saja menyita waktu, oleh sebab ada beberapa permintaan yang aku tolak. Maaf ya teman-teman kalau saya belum dapat membantu anda.

Selain mempersiapkan acara tersebut, maka persiapan yang aku lakukan untuk buku tersebut adalah :

  • Konsultasi dengan ahli desain komunikasi visual (orang seni) yang memahami tentang pencetakan buku. Kebetulan di UPH ada School of Design (SOD) sehingga gampang menghubunginya. Jadi dari sisi tampilan, saya berusaha juga agar buku tersebut dapat menjadi karya seni. Bagi pembaca buku SAP2000 yang aku tulis sebelumnya,¬† tentu bisa memahami apa yang dimaksud hal itu. Terus terang, bagiku yang namanya buku yang baik, itu tidak sekedar isi, tetapi juga bagus di mata dan ketika dipegang. Sehingga ketika dipajang bersama buku-buku yang lain tidak memalukan, bahkan membanggakan.
  • Pihak penerbit juga sedang menyusun proposal sponsor. Jadi bagi perusahaan yang terkait dengan dunia konstruksi maka dapat memasang portofolio untuk memberi tahu dunia bagaimana keberadaan perusahaannya. Kasarnya sih seperti brosur tetapi dicetak bersama-sama buku. Karena buku tersebut didesain sebagai karya seni yang pantas disimpan, maka tentu portofolio tersebut akan ikut tersimpan juga. Jadi abadi. Tentu agar mempunyai cita rasa seperti karya seni, maka portofolio dibatas dalam bentuk kumpulan gambar-gambar yang merepresentasikan perusahaan tersebut jadi agak elegan begitu. Bagi yang tertarik untuk berpartipasi boleh titip alamat ke saya, agar nanti disampaikan ke penerbit Lumina Press.
  • Posisi buku sudah sekitar 85%, nah untuk meningkatkan kualitas atau tepatnya agar apa yang disampaikan nanti sesuai dengan apa yang akan dibaca oleh pembeli, maka materi buku tersebut perlu dimintakan pendapat oleh para ahli. Saya dan penerbit telah berembug bersama untuk memilih siapa-siapa yang pantas disebut ahli dan perlu dihubungi. Saat ini sudah ada 9 (tujuh) pakar yang dihubungi, 7 berdomisili dalam negeri dan 2 dari luar negeri (orang Indonesia yang berkarir di LN).

Seru juga khan kegiatanku sebagai seorang dosen. O lupa, ternyata sudah ada satu masukan dari seorang Profesor tentang bagaimana buku yang aku tulis tersebut. mau tahu. Terus lanjut. . . . .

Baca lebih lanjut

usulan sampul buku struktur baja

Menulis tentang “struktur baja” ternyata perlu waktu, maklum materinya nanti dapat dengan mudah dibandingkan dengan buku-buku serupa yang sudah ada. Kondisi ini tentu berbeda jika dibanding bukuku tentang SAP2000. Kalau yang itu memang belum banyak pembanding sehingga saya dapat dengan bebas menulisnya. Maklum itu buku untuk pemula.

Kalau untuk buku struktur baja ini tentunya berbeda. Kalau strategi yang digunakan sama, yaitu untuk pemula tentu tidak akan ada pembelinya. Oleh sebab itu harus dibuat sedemikian sehingga buku tersebut istimewa.

Baca lebih lanjut

penulis terkenal !

Jika membaca judul threat ini, jangan merasa kaget. Judulnya sih memang memberi kesan “nyolot”, tetapi itu aku pilih karena itulah kesan mendalam yang kudapat dari acara di Jogja kemarin. Untuk diketahui, pada hari Minggu tanggal 10 November 2013 kemarin, aku datang memenuhi undangan adik-adik di Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, untuk menjadi salah satu pembicara tamu pada acara Seminar Nasional dengan tema “Strategi Perancangan Bangunan Tinggi Tahan Gempa”. Ini infonya.

Acaranya sendiri menurutku luar biasa, istimewa, maklum aku bisa duduk bersama pembicara tamu lainnya yang merupakan wakil-wakil perguruan tinggi ternama. Lihat saja, Prof. Bambang Suhendro (UGM) dan Dr-Ing. Yosia I. Rastandi (UI). Nah, aku khan mewakili UPH perguruan tinggi swasta yang relatif masih muda usianya. Jadi acara tersebut tentunya memberi kesan khusus padaku.

Baca lebih lanjut