Masukan #3 – draft buku struktur baja

Kepada teman-teman pembaca blog, diucapkan selamat tahun baru. Semoga tahun 2015 ini membawa damai dan sejahtera di hati kita semua. Tuhan memberkati.

Waktu ternyata begitu cepat, tidak terasa 2014 sudah berganti dengan 2015. Blog ini lama tidak disentuh, paling-paling hanya menjawab komentar yang relatif mudah untuk dijawab. Tahun 2014 selain proses belajar mengajar di UPH yang sekarang begitu padat, maklum semester pendeknya diformalkan, sehingga setahun jadi bisa lebih dari dua semester jadinya. Untunglah, saya hanya mengajar pada bidang-bidang yang memang menjadi fokus peminatan yang saya geluti, jadi pertanyaan-pertanyaan atau keraguan yang ditimbulkan dari setiap pengajaran yang saya berikan, dapat dituntaskan secara baik tanpa harus keluar banyak enerji.

Memang sih, kegiatan utama formalku hanya staf pengajar, yaitu kata lain dari pegawai universitas yang dibayar untuk mengajar. Itulah yang menghidupi aku dan keluargaku selama ini. Untunglah, institusinya memungkinkan hanya mengajar di satu kampus, di Lippo Karawaci. Kalau tidak, bisa dibayangkan pastilah hidupku akan habis di jalan. Maklum, secara kondisi jalan-jalan di Jakarta itu lebih banyak berpotensi menimbulkan stress dibanding pekerjaan mengajar.

Itulah aku, hanya saja aku tipe orang yang melihat realitas, semangatnya sih “dimana bumi dipijak maka disitu pula langit dijunjung”, dimana aku bekerja, maka disitulah hiburanku. He, he, jadi meskipun statusnya hanya sebagai pegawai mengajar, maka aku mengasah potensiku selama ini. Tahun 2014 kemarin aku diminta mengajar juga di kampus lain, istilah kerennya sih “invited speaker”. Sekali di kota Malang, sekali di kota Surabaya dan sekali di kota Semarang. Kalau yang di Bandung sih kemarin sebagai pemakalah biasa, sekedar silaturahmi dengan teman-teman sejawat. Selain itu, dua kali mendapat undangan khusus untuk mengikuti presentasi tentang jembatan bentang panjang dari pakar Korea, lalu bulan november tahun lalu tentang baja dari pakar Jepang. Lumayan sibuk juga, hanya saja sih tahun ini tidak diundang untuk acara suatu kompetisi, jadi ya maklum tidak ada pemberitaan yang bisa dituliskan untuk itu.  Jadi cukup seru juga ya, jadi pegawai mengajar. Aku bahkan tidak bisa membayangkan, bagaimana sibuknya seorang menteri. Pegawai saja sudah begitu ramai, apalagi tingkat menteri.

Disela-sela kegiatan tersebut, jka ada waktu luang maka kegiatan utama lain sebagai penulis tetap dikerjakan,  yaitu menulis buku tentang Struktur Baja. Ini menurutkan sangat menantang. Bayangkan saja, mana ada seorang insinyur teknik sipil tidak mengenal struktur baja. Ini tentu berbeda dari saat menulis tentang SAP2000. Mungkin bisa saja, seorang insinyur tidak tahu tentang hal itu, tetapi kalau tentang baja mana mungkin seorang insinyur tidak tahu. Itu berarti mereka semua akan tahu, bagaimana nanti kualitas buku tersebut. Maklum mereka (para pembaca) tentu akan membandingkan dengan buku-buku yang pernah mereka baca. Nah lho.

Baca lebih lanjut