seminar UPH – Oktober 2012

Sudah pernah mengunjungi kampus UPH  di kota satelit Lippo Karawaci ?

Jika belum, maka ada baiknya hari Senin dan Selasa, tanggal 15 – 16 Oktober 2012 dapat dicadangkan untuk mengunjungi kampus itu. Kenapa, karena Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Jurusan Teknik Sipil, Universitas Pelita Harapan akan mengadakan seminar dan sekaligus workshop berkaitan dengan Program Komputer Rekayasa Teknik Sipil.

Acara seminar bersifat terbuka, silahkan yang tertarik dengan Program Komputer Rekayasa Teknik Sipil untuk bergabung. Pada seminar tersebut rencananya akan diundang atau tepatnya akan dihadiri oleh sekitar 6 sampai 9 pembicara untuk membawakan makalah yang berkaitan dengan penggunaan software-software rekayasa teknik sipil, khususnya di bidang jembatan, gedung dan infrastruktur (tanah).

Meskipun panitianya adalah HMTS (mahasiswa) tetapi cukup percaya diri karena mendapat dukungan langsung dari PT. Partono Fondas, sole distributor program MIDAS untuk Indonesia. Maklum Jurusan Teknis Sipil UPH adalah salah satu perguruan tinggi teknik yang mendapatkan hibah program MIDAS tersebut di Indonesia. Beritanya ada di sini.

Acara seminar di hari pertama (Senin 15 Oktober 2012) digunakan sebagai suatu introduction atau pengenalan program komputer rekayasa di bidang teknik sipil. Karena sponsor utamanya dari Midas, maka pembicara yang diundang sebagian besar akan membawakan dengan program tersebut.

Pak Wir membawakan juga ?

Mewakili tuan rumah, saya juga mencoba berpartisipasi. Hanya saja karena pengalaman saya sebelumnya belum pernah sampai mendalam memakai program Midas maka saya akan menyampaikan materi berdasarkan program lain. Yah untuk menunjukkan bahwa, kira-kira nanti kalau Midas itu ada di UPH , akan bisa dibawa kemana gitu pemakaiannya. Judul makalah yang akan disampaikan adalah :

Peran Simulasi Numerik pada Kesuksesan Uji Eksperimen
Studi Kasus : Sistem Sambungan Baru dengan Washer-Khusus-Beralur

Pada makalah di atas, saya akan berbagi pengalaman sewaktu mengerjakan disertasi (S3) dengan program Abaqus, suatu program yang sejenis dengan program midas FEA. Terus terang saya belum membandingkan di antara keduanya, mana yang paling bagus. Tetapi yang jelas dengan memakai program Abaqus maka saya dapat melakukan penghematan dalam  melakukan pelaksanaan riset eksperimental. Hanya tiga hari eksperimen di laboratorium, maka semua data yang diperlukan untuk membuktikan hipotesis dapat diperoleh.  Terjadi penghematan yang luar biasa berkaitan biaya dan waktu riset. Juga pada presentasi tersebut akan disampaikan strategi pemakaian program secara benar (dari kaca mata pribadi saya tentunya). O ya, tidak lupa pada acara tersebut bapak Dr. FX Supartono, DEA, direktur PT. Partono Fondas (representative Midas) juga berkenan hadir membawakan presentasi, juga ditambah pemakalah lain, jadi karena adanya makalah-makalah pembanding tersebut tentunya para peserta dapat mengetahui sendiri pengetahuan-pengetahuan mana yang berguna, khususnya berkaitan dengan software engineering .

Jadi jangan lupa untuk diingatkan dan hadir besok pada hari Senin tanggal 15 Oktober 2012 di Kampus UPH, Lippo Karawaci, Tangerang.

Pada hari kedua, yaitu Selasa tanggal 16 Oktober 2012, acara akan dilanjutkan dengan Workshop, tetapi dikhususkan untuk Program MIDAS dan akan dibawakan oleh representative dari sole distributor for Indonesia, yaitu PT. Partono Fondas. Tentang yang ini, tempatnya terbatas. Maklum akan ada pembagian CD Trial dari mereka.

Jadi bagi teman-teman pencinta komputer, jangan lupa acara tersebut. Informasi lebih lanjut, silahkan ke website panitia : http://cew2012-uph.blogspot.com/

Sampai ketemu di Kampus Karawaci.

mau jadi ahli struktur jembatan ?

Kalau mau tahu, untuk sukses menjadi seorang profesional adalah dapat menguasai terlebih dahulu salah satu ilmu yang khas, tidak kodian. Selanjutnya ilmu tersebut dijadikan basic untuk bekerja atau tepatnya dapat mengaplikasikannya dalam kasus nyata.

Hal itu penting untuk melihat dampak akhir dari penggunaan ilmu khas tersebut. Dalam hal ini lihat,apakah ada korelasi antara ilmu (teori yang dipelajari) dengan hasilnya (real). Ini merupakan feed back. Jika ternyata hasilnya baik, yaitu ada korelasi antara rencana dan kenyataan maka selanjutnya ilmu tadi dapat dipertahankan, bahkan dikembangkan lagi untuk di-imani (sorry jangan tersinggung dengan penggunaan kata itu).

Bagaimana jika ternyata tidak ada korelasinya. Gampang, lupakan saja karena itu ternyata bukan ilmu. Tentang kuantitas ilmu yang harus dikuasai, nggak usah terlalu bernafsu untuk sekaligus mendapatkan banyak. Cukup satu persatu, tetapi dapat dibuktikan dahulu. Jika terbukti, pelajari lebih mendalam, ulangi lagi proses tadi. Yakin deh, sedikit-sedikit lama-lama akan menjadi bukit.

Baca lebih lanjut

MIDAS dan Jurusan Teknik Sipil UPH

Jika kita mau mengamati lebih mendetail, ternyata Jurusan Teknik Sipil sudah banyak terdapat di berbagai Perguruan Tinggi yang menyebut dirinya Universitas. Itu dapat dimaklumi, karena untuk disebut Universitas maka suatu perguruan tinggi harus terdiri dari banyak unsur-unsur fakultas, dan salah satu yang favorit adalah keberadaan Jurusan Teknik Sipil.

Oleh karena itulah, maka ketika Jurusan Teknik Sipil UPH berdiri di tahun 1994 maka diperlukan suatu usaha tertentu agar “laku”. Untunglah, para pendirinya punya selera dan juga didukung komitmen kuat sehingga fasilitas infrastruktur yang dibangun menurutku memang menarik. Kompensasinya tentu akan menyangkut pada biaya, yang kata orang disebutnya mahal. Padahal kalau dibandingkan dengan biaya studi di kampus swasta lainnya, yang sudah dikenal orang banyak, maka sebenarnya tidak terlalu berbeda. Yang jelas, jika anda berkesempatan datang berkunjung ke kampus UPH maka tentu itu dapat dimaklumi.

Sekarang tidak terasa, sudah 18 tahun waktu telah berjalan sejak kampus UPH pertama kali berdiri. Waktu yang disediakan untuk promosi, rasanya sudah lebih dari cukup, orang-orang harusnya sudah bisa melihat kualitas suatu kampus tidak sekedar dari tampilan fisik, tetapi sudah sampai pada tahap kemampuannya untuk memberi pengaruh.

Baca lebih lanjut