skripsi, penelitian atau novel

Kadang-kadang membaca komentar pembaca, dahi jadi berkerinyit. Ini misalnya :

Luya // 14 Maret 2010 pada 16:32 | Balas (sunting)

saya mau menulis skripsi,tapi saya masih binggung apakah penelitian atau novel. Menurut saya lebih mudah novel tapi kurang menggigit.tolong sarannya.

Itu pertanyaannya salah, atau memang sayanya yang belum tahu, yaitu ada skripsi yang berbentuk novel.

Lanjutkan membaca “skripsi, penelitian atau novel”

sehari di Gistama Intisemesta

Konsep tridharma perguruan tinggi yang diberlakukan pada kehidupan seorang dosen jika dapat diterapkan dengan baik, ternyata menarik. Kecuali [1] mengajar, dosen perlu juga melakukan [2] penelitian dan penulisan ilmiah, serta [3] pengabdian pada masyarakat.  Dari ke tiga pilar tersebut maka pilar ke-2 yaitu penelitian dan penulisan ilmiah adalah bagian yang sangat penting karena akan dapat meningkatkan kualitas pengajaran yang diberikan, sekaligus juga dapat diberikan pada masyarakat yang membutuhkan melalui pilar ke tiga yaitu pengabdian masyarakat.

Lanjutkan membaca “sehari di Gistama Intisemesta”

tu’ menghindari ZINA

Kalimat “menghindari ZINA” bagi yang sering membuka media pasti sering mendengar, selain itu juga sering dituliskan pada artikel-artikel tentang perkawinan. Apalagi yang jika dikaitkan dengan kata kunci poligami atau kawin siri. Itu tadi adalah kata-kata penting bagi orang-orang tertentu untuk menyusun argumentasi yang mendukung idenya.  Kesan yang dapat ditangkap adalah bahwa telah diperoleh suatu pembenaran dari segi agama. 🙂

Lanjutkan membaca “tu’ menghindari ZINA”