kumpul-kumpul penulis ELEX

Inisiatip menarik dari penerbit Elexmedia, yaitu diselenggarakannya acara pelatihan “Generate Idea (Creativity)” bagi para penulisnya, khususnya bidang IT (information & technology). Acara diadakan pada hari Sabtu, 19 Juli 2008 yang lalu, bertempat di Gedung Gramedia Unit III, Lt.5, Jl. Palmerah Selatan No.24 Jakarta.  Dalam kesempatan tersebut hadir sekitar 43 penulis.

Lanjutkan membaca “kumpul-kumpul penulis ELEX”

kegiatan positip

Judul yang singkat, tetapi pasti bermakna. Coba, apa kegiatan positip anda hari ini, atau yang baru-baru ini. Sebutkan !

Jawabannya tentu bisa beragam, tergantung interprestasi pribadi masing-masing.

Jika pertanyaan itu diberikan ke pak Tung Desem Waringin, tentu beliaunya akan bersemangat menceritakan bahwa dia adalah satu-satu orang Indonesia yang berjiwa sosial sekaligus sensasional. Gimana lagi, itu lho dengan cara menyebar duit 100 juta itu dari pesawat terbang dan dengan liputan media massa. Positip khan. He, he, sinterklas aja kalah.

Coba bayangkan, itu  di TV terlihat ada seorang ibu yang sedang hamil gede ikut berlarian hanya untuk mendapat duit Rp 1000 yang disebar dari angkasa tersebut. Bayangin berlari-larinya pada kondisi hamil tua, bisa-bisa nanti ke dokter, ongkosnya bahkan lebih banyak daripada duit yang didapet dari pak Tung. 😛

Pikirkan, apakah bagi ibu tersebut itu merupakan hal yang positip.

Juga kalau anda tanyakan kepada orang-orang yang minggu kemarin di MONAS, apa kegiatannya. Tentu ada yang bilang positip, “wah saya sudah bisa menegakkan kebenaran“. Tetapi tentu ada yang sebaliknya, “positip gimana, ini kepala di plester“. Meskipun demikian ada saja yang masih bisa menyukuri “untung aku bisa menjaga emosi“. 😐

Lanjutkan membaca “kegiatan positip”

progress risetku di uph-unpar

Meskipun kegiatanku ngeblog jalan terus, tulisanku yang ini adalah postinganku ke 301, tetapi riset disertasiku tetap berjalan. Ke dua kegiatanku tersebut ternyata saling mendukung, yaitu dapat terus mengasah dan menata pikir dengan jalan menuliskannya. Kemarin selama tiga hari, yaitu mulai hari Kamis tanggal 24 April 2008, sampai hari Sabtu tanggal 26 April 2008, saya dibantu team mahasiswa UPH berhasil mendapatkan bukti-bukti empiris yang mendukung hipotesisku selama ini.

Lanjutkan membaca “progress risetku di uph-unpar”

konsultasi disertasi

Sudah hampir dua bulan sejak pertemuanku terakhir dengan profesor Sahari Besari, profesor promotorku, yaitu sejak seminar kemajuan penelitian I di bulan Januari kemarin. Oleh karena itu, dua hari kemarin aku meminta waktu beliau untuk konsultasi, via sms. Apakah hari Rabu pagi tadi, beliau menyediakan waktu, maksudnya tidak ada acara lain. Baru kemarin siang beliau membalas, jadi hari ini Rabu pukul 11 siang OK.

Tadi pagi aku menyiapkan diri, karena tujuannya jelas rumah beliau di Kanayakan, Dago, lalu setelah itu mampir ke lab ITB, lab struktur untuk ketemu pak Burhan, maka aku memutuskan memakai kendaraan, nyetir sendiri. Untunglah sekarang ada tol Cipularang, Bekasi-Bandung dapat ditempuh kurang dari dua jam dengan sedan tua kesayanganku. 🙂

Meskipun keluar rumah pukul 7.00 pagi, tetapi karena di sekitar rumah antri (macet) maka baru bisa masuk tol Jakarta – Cikampek pukul 8.00 pagi. Bayangkan di sekitar rumah di Bekasi aja udah satu jam sendiri, padahal jika di kilometerin nggak sebanding dengan jarak Bekasi – Bandung yang hanya perlu waktu dua jam tersebut. Ya begitulah hidup di pinggiran Jakarta, jadi pantaslah jika liburan panjang sedikit saja maka langsung nggeblas ke luar kota, ke Jogja. 😀

Lanjutkan membaca “konsultasi disertasi”

kandidat dan promotornya

Pak Wir, ngambil S3-nya koq di UNPAR sih, kenapa nggak sekalian ke ITB ?

Pertanyaannya pendek, tapi ingat terus. Kenapa ? Karena sudah beberapa kali ketika nerangin bahwa S3-nya ambil di UNPAR maka pertanyaan yang selanjutnya adalah itu. Ketika anda membaca materi blog saya, ada jugakah pertanyaan seperti itu ?

Pertanyaan sederhana tetapi ‘menusuk’, yang menunjukkan bahwa ITB mempunyai posisi yang ‘lebih’ daripada UNPAR. Jika demikian, maka gelar doktornya (jika sudah dapat) juga berada dibawahnya, begitu bukan maksudnya.

Lanjutkan membaca “kandidat dan promotornya”