uts – kerja praktek di uph

Istilah “Kerja Praktek” banyak dikenal dan dilakukan para mahasiswa diberbagai bidang kependidikan. Perhotelan misalnya, disitu dikonotasikan bahwa mahasiswa akan melaksanakan praktek kerja di luar kelas, karena yang dipelajari adalah masalah perhotelan maka biasanya di luar kelas itu berupa kegiatan di hotel atau usaha wisata lainnya. Untuk mahasiswa di jurusan teknologi pangan, maka mahasiswanya akan praktek kerja di industri makanan atau semacamnya, bisa di proses pelaksanaannya (pabrik) atau juga di bidang riset (laboratorium) membantu mengevaluasi produk makanan atau membuat formulasinya.

Menurut istriku, yang ahli teknologi pangan, senang sekali dengan adanya mahasiswa yang kerja praktek. Maklum, istriku bertanggung jawab di lembaga R&D perusahaan pangan yang meneliti tentang produk pangan yang akan dibuatnya. Jadi jika ada mahasiswa yang kerja praktek di kantornya, maka mereka dapat diarahkan untuk sekaligus membantu pekerjaan yang sekaligus memberinya pengalaman nyata di bidangnya. Bahkan, adanya kewajiban mahasiswa menyusun laporan kerja praktek, adalah sesuatu yang diharapkan. Maklum ada yang membuatkan laporan tertulis tentang kegiatan riset yang dilakukannya tersebut. Win-win begitulah.

Itulah yang umum diketahui tentang kerja praktek.

Dalam kenyataannya, yang dimaksud Kerja Praktek bisa berbeda antara satu institusi pendidikan dengan institusi pendidikan lainnya terkait dengan detail pelaksanaannya. Adapun kesamaannya adalah bahwa mahasiswa akan melakukan hal itu di luar kelas, bahkan di luar kampus tempat belajarnya. Itu saja.

Lanjutkan membaca “uts – kerja praktek di uph”

soal & jawaban UAS Struktur Baja 1 – 2011

Rajin atau nggak rajin itu kadang relatif lho sifatnya. Seperti ini misalnya, evaluasi hasil ujian struktur baja I baru saja selesai tadi tengah malam. Padahal teman-teman dosen yang lain telah selesai mengumpul nilai. Dari kaca mata itu, maka orang awam tentu akan melihat ‘koq males sekali sih dosennya’. Apalagi bagi mahasiswa-mahasiswa yang sedang menunggu nilai.

Maklum, caraku menilai mungkin bisa membuat males melakukannya. Mau tahu ?

Lanjutkan membaca “soal & jawaban UAS Struktur Baja 1 – 2011”

KP-nya sampai KUPANG

KP pada judul di atas adalah singkatan dari Kerja Praktek (KP), salah satu mata kuliah di Jurusan Teknik Sipil UPH, yang dapat diambil minimal setelah menempuh mata kuliah lain sebanyak 100 sks. Ini dimaksud agar mahasiswa yang akan mengambil mata kuliah KP telah punya bekal pengetahuan yang cukup di bidang rekayasa teknik sipil.

Lanjutkan membaca “KP-nya sampai KUPANG”

Studi Banding Jurusan Teknik Sipil UPH – 2010

Pengantar:

Terus terang studi banding yang kami lakukan di Jurusan Teknik Sipil telah terlaksana lama di akhir bulan November dan awal bulan Desember tahun lalu. Bahkan sebagian kecil pengalaman di sana telah penulis gunakan untuk melengkapi artikel di blog ini, yaitu :

Tetapi apa yang saya tulis di atas terkesan tidak secara langsung mengkaitkan dengan peranan kami selaku anggota akademisi di UPH, yang mana itulah yang menyebabkan kami melakukan studi banding. Oleh karena itu sebagai pertanggung-jawaban moral kepada yang memberi kesempatan untuk studi banding tersebut, yaitu ke institusi penulis di UPH dan juga yang di “atas” maka saya mewakili anggota studi banding menuliskan laporan perjalanan studi banding tersebut.

Pembuatan laporan perjalanan yang begitu panjang (versi resmi adalah 15 halaman) telah disampaikan dan dipresentasikan ke Jurusan kemarin pada hari Selasa 1 Februari 2011.

Ada yang mengatakan bahwa penulisan laporan seperti ini terkesan terlalu berlebihan karena ini tidak termasuk dalam kriteria penulisan ilmiah. Jadi ada juga dosen yang bahkan bertanya, ngapain menulis bukan tulisan ilmiah, khan tidak ada kum-nya. Karena tidak kum-nya itu juga maka dari institusi tidak ada insentifnya. Kalaupun nanti masuk majalah pasti artikel tersebut akan dikurangi, lima belas halaman terlalu banyak.

Memang jika hanya menulis untuk kum, maka jelas apa-apa yang saya lakukan adalah mubazir. Seperti juga menulis ratusan artikel di blog ini jelas tidak ada nilai kum-nya. Jadi juga tidak ada sumbangan real nantinya untuk menempuh jenjang profesor, yang persyaratannya adalah jumlah kum. Tetapi saya menulis ini semua sebenarnya hanya kesenangan saja. Suatu bentuk rasa syukur, berbagi info dengan pembaca. Sekaligus juga untuk belajar dan berlatih menulis sehingga nanti ketika menulis ilmiah akan lebih enak dan lebih baik.

Semoga sharing pengalaman saya bersama teman-teman di Jurusan Teknik Sipil UPH ini dapat menginspirasi rekan-rekan pembaca. Semoga.

Lanjutkan membaca “Studi Banding Jurusan Teknik Sipil UPH – 2010”

laporan KJI ke-6 dan KBGI ke-2 2010

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, bahwa acara akbar mahasiswa-mahasiswi teknik sipil dari perguruan tinggi (universitas dan institut) serta politeknik se Indonesia ternyata dapat berlangsung sukses. Padahal kita semuanya tentu tahu bahwa negeri ini yang sedang berprihatin dengan adanya bencana alam yang silih berganti.

Acara akbar yang dimaksud adalah KJI (Kompetisi Jembatan Indonesia) ke-6 dan KBGI (Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia) ke-2, yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, adapun dalam pelaksanaannya dibantu oleh Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Acaranya sendiri telah berlangsung kemarin dulu pada hari Jumat-Minggu tanggal 5-7 November 2010 yang lalu,  bertempat di lapangan parkir PNJ kampus UI , Depok, Jawa-Barat.

Sebagaimana seperti biasa, bila ada kesempatan terlibat langsung dalam suatu acara yang menarik, khususnya bagi komunitas teknik sipil berbahasa Indonesia, maka aku rasa-rasanya mempunyai kewajiban moril untuk menuliskannya di blog.

Sharing ! Siapa tahu memberi inspirasi bagi teman-teman yang lain agar ikut juga berpartisipasi. Intinya adalah : keinginan untuk menyebarluaskan gagasan.

Hal di atas adalah penting lho, itu juga tercantum di Rubrik – Beban Kerja Dosen dan Evaluasi Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Tahun 2010 yang dikeluarkan DIKTI. Disitu disebutkan bahwa menyebar-luaskan gagasan adalah salah satu kewajiban profesor yang ingin agar tunjangan profesi dari pemerintah terus berlanjut. Jadi kalau para profesor (di Indonesia) yang menerima tunjangan profesi tidak melakukan kegiatan menyebar-luaskan gagasan (ke masyarakat), maka tunjangan profesi dapat dihentikan.

He, he, berarti menulis seperti di blog ini, karena juga menyebar luaskan gagasan ke masyarakat, dapat digunakan sebagai latihan untuk nanti ketika telah menjadi profesor. Iya khan. 🙂

Pada acara KJI ini aku ditugaskan sebagai juri nasional KJI. OLeh karena itulah aku mempunyai kesempatan luas untuk terlibat baik di dalam acara-acara persiapannya maupun acara utamanya pada hari Jumat-Minggu yang lalu. Ditambah dengan adanya pengalaman-pengalaman menulis sebelumnya, maka saya yakin materi tulisanku ini merupakan laporan terlengkap tentang pelaksanaan acara akbar tersebut, yang terpublikasi luas. Jadi makalah ini merupakan rujukan penting bagi yang ingin tertarik untuk mengikuti acara tersebut kedepannya. Moga-moga.

Acara kompetisi ini menurutku cukup penting untuk diikuti oleh para mahasiswa teknik sipil di Indonesia. Kalau tidak salah ini merupakan satu-satunya acara pertandingan atau kompetisi ilmiah (berlatar belakang ilmu pengetahuan yang digeluti) bagi mahasiswa-mahasiswi teknik sipil yang didukung penuh oleh pemerintah (DIKTI). Sertifikat bagi juara maupun jurinya saja di tanda-tangani langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional (Dirjen Dikti Kemdiknas) Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. Jadi kalau digunakan untuk perhitungan KUM dosen pasti laku / diakui sebagai kegiatan pendidikan ilmiah tingkat nasional . 🙂

Lanjutkan membaca “laporan KJI ke-6 dan KBGI ke-2 2010”

sejenak dalam kehidupanku

Mahluk manusia itu memang luar biasa. Hampir semuanya ingin dieksplorasi dan ditaklukkan, lihat saja gunung tinggi berhasil didaki, laut dalam diselami, bangunan tinggi pencakar langit  maupun jembatan panjang penghubung antar-pulau berhasil dibangun untuk dijadikan ikon pemukimannya .  Bahkan batu keraspun mampu di bor sampai kedalaman 700 m demi menyelamatkan sesamanya, manusia. Jadi tidak salah jika aku menyebut manusia itu luar biasa.

Tentang hal itu, rasa-rasanya  ada satu nash penting tentang manusia di kitab kejadian yang menguatkan pernyataan di atas, yaitu :

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya; laki-laki dan perempuan diciptakannya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranak-cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”[Kejadian 1:27]

Jadi dapat dimaklumi jugalah bahwa itu semua berhasil dilakukan, bahkan jika tidak dicegah bisa-bisa dapat kebablasan, tidak sekedar menaklukkan tetapi juga dapat menghancurkannya. Ingat saja bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima dan Nagasaki, nggak kalah dahyat juga khan dengan cerita Sodom dan Gomorah, yang diluluh-lantakkan jadi abu.

Tentang pencapaian-pencapaian itu ada yang menarik perhatikan kita semua, yaitu bahwa semuanya itu ternyata dapat terjadi tanpa harus ada kesepakatan di antara manusia-manusia itu sendiri. Peristiwa-peristiwa itu dapat dikerjakan oleh segelintir orang saja, tidak harus manusia secara keseluruhan. Itu juga berarti bahwa kemauan dan kerja segelintir orang saja dapat menyebabkan orang lain mengalami keuntungan atau juga kerugian.

Lanjutkan membaca “sejenak dalam kehidupanku”

sipil UPH juara lomba beton 2010

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kerja keras para mahasiswa-mahasiswi  Jurusan Teknik Sipil UPH, peserta Lomba Beton Nasional 2010, Tarumanagara, Jakarta, telah membuahkan hasil.

Ada empat (4) team mahasiswa Jurusan Teknik Sipil UPH yang mendaftar mengikuti  lomba LBN-2010 tersebut, dan syukurlah  tiga (3) team UPH tersebut masuk dalam  babak lima (5) besar. Dengan demikian ke tiga team tersebut hari ini diharuskan mempresentasikan materinya di depan sidang dewan juri bertempat di Kampus Untar, Jakarta. Adapun dewan jurinya  adalah  [1] bapak Dr. FX Supartono; [2] bapak Dr. Sri Roosyanto; [3] bapak Ir. Hadi Pranata; dan [4] bapak Widodo Kushartono S.Si, M.Si. Para dewan juri tersebut banyak dikenal sebagai pakar-pakar konstruksi di Indonesia.

Lanjutkan membaca “sipil UPH juara lomba beton 2010”

Tampilan, itu penting !

Tampilan, itu penting !

Mungkin pada heran jika kalimat di atas adalah salah satu ungkapan, atau tepatnya adalah pernyataan yang sering aku sampaikan kepada mahasiswaku. Bahkan aku juga menyatakan bahwa tampilan adalah yang pertama kali lebih dahulu untuk dievaluasi, jika sudah ok, maka baru beranjak kepada isi. Jadi jangan dibalik, isi dulu baru tampilannya.

Lanjutkan membaca “Tampilan, itu penting !”

aktivitas mahasiswaku

Anak-anak SMU pada tawuran ! Baca di detik.com di sini. Anak-anak muda tersebut tentulah bagian dari generasi muda penerus bangsa ini,  jadi prihatin rasanya mengetahui bahwa waktu emas mereka,yang seharusnya digunakan dengan baik untuk  persiapan diri menjadi dewasa, ternyata digunakan untuk kegiatan sia-sia, TAWURAN.

Apa sih untungnya dengan tawuran, jadi jagoankah mereka yang mengikutinya. Tawuran itu khan beraninya ramai-ramai, bahkan banyak yang berprinsip lempar batu sembunyi tangan. Nggak berani tampil maju ke depan sendiri, lalu dengan berani berkata: “ini dadaku, mana dadamu“. Itu semua khan menunjukkan tanda-tanda orang pengecut. Masih mending kalau berkelahinya satu persatu, dengan tangan kosong dan dilakukan secara satria. Kalau bisa begitu sih, nanti bakalan muncul Bruce Lee versi Indonesia.  🙂

Lanjutkan membaca “aktivitas mahasiswaku”