Kategori: opini
-
Manusia yang berpendidikan Indonesia tentu akan tahu peribahasa berikut: Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Maklum itu merupakan salah satu materi pelajaran bahasa Indonesia yang perlu dihapalkan. Makna yang umum dikenal adalah bahwa manusia akan diingat jasa-jasa atau kesalahan-kesalahannya. Baik atau buruk akan tetap dikenal meskipun sudah tiada lagi.…
-
Membaca judul di atas, bagi sebagian besar orang tentu cukup mengherankan “mengapa dibahas ya“, bukankah semua orang sudah tahu bahwa sekolah itu penting, yaitu agar orang yang bersekolah itu mendapat kesempatan belajar yang baik sehingga nantinya dapat mandiri, mempunyai kompetensi yang mencukupi untuk bekerja sehingga hidupnya menjadi sejahtera. Syukur-syukur bisa membantu orang lain di sekitarnya.…
-
Tentu aku juga heran, mengapa judul itu yang ingin aku tulis. Sepulangnya dari Taipei, dan bertemu dengan orang-orang muda Indonesia yang belajar di sana. Aku merasa bahwa mereka ternyata dapat sukses beradaptasi dan bahkan dapat juga bersaing, khususnya dalam menempuh pendidikan tinggi, dengan penduduk aslinya. Bahkan aku rasa bisa lebih baik, karena ada yang kemudian…
-
Artikel ini mencoba menanggapi adanya pendapat bahwa “sambungan las tidak boleh digunakan pada konstruksi jembatan baja“. Terus terang sampai sejauh ini saya tidak pernah menjumpai literatur yang membenarkan pendapat di atas, atau dengan kata lain bahwa pendapat di atas adalah tidak benar. Tetapi karena yang menyatakan pendapat tersebut adalah seorang ahli jembatan dari Kementrian PU, yang…
-
Dalam kehidupan kita sehari-hari, tentu sering mendengar bahwa orang bodoh akan kalah oleh orang pintar. Ini jelas telah menjadi pendapat yang diterima oleh umum. Itu pula alasannya mengapa orang tua berupaya keras mencari duit dan menyekolahkan anak-anaknya, yaitu agar pintar. Meskipun demikian bagi yang merasa bodoh, meskipun sudah bersekolah, akan tahu bahwa meskipun bodoh tetapi…
-
Perhitungan perencanaan pada konstruksi beton bertulang relatif simpel dibandingkan konstruksi baja. Umumnya perhitungnya adalah mencari jumlah luas tulangan yang diperlukan, sedangkan konfigurasi penempatan tulangannya sekedar mengikuti detail yang sudah ada sebelumnya.
-
Mahluk manusia itu memang luar biasa. Hampir semuanya ingin dieksplorasi dan ditaklukkan, lihat saja gunung tinggi berhasil didaki, laut dalam diselami, bangunan tinggi pencakar langit maupun jembatan panjang penghubung antar-pulau berhasil dibangun untuk dijadikan ikon pemukimannya . Bahkan batu keraspun mampu di bor sampai kedalaman 700 m demi menyelamatkan sesamanya, manusia. Jadi tidak salah jika…
-
Tersedianya koneksi broad-boad komputer baik di kampus maupun di rumah (via Fastnet yang relatif murah, yaitu hanya sekitar Rp 220 ribu / per-bulan), ditambah adanya gadget mobile yang tersambung dengan XL BB un-limited seharga Rp 99 ribu perbulan, memungkinkan saya dapat terkoneksi dengan internet selama 24 jam, tentunya jika waktunya memungkinkan.
-
Keterlaluan sekali ya, dosen rekayasa koq membahasnya topik seperti judul di atas. Kalau menjadi dosen di bidang psikologi, maka mungkin masih bisa dimaklumi. 🙂 Pak Wir kurang kerjaan ya. Nggak juga sih. Sebenarnya maksudku menulis ini adalah untuk menanggapi tulisan saudara Lex yang judulnya sama juga, artikelnya ada di sini. Maklum saudara Lex telah berkunjung…
-
Mempunyai sosok pemimpin yang dapat diterima, disegani bukan karena rasa takut tapi karena menghormatinya, dan bahkan dapat menjadi panutan atau sumber inspirasi tiap lapis rakyatnya tentulah harapan kita semua yang hidup disuatu negeri. Apapun itu. Pemimpin seperti itulah yang mungkin dalam legenda-legenda kita, dapat disebut sebagai satrio piningit, yang diimpi-impikan. Apakah kita sudah mendapatkannya ?