Kategori: steel
-
Catatan : ini opiniku mengapa konstruksi baja di Indonesia relatif lebih mahal dibanding beton bertulang. Silahkan direnungkan dengan baik, kebenarannya tentu saja tergantung data yang digunakan, yaitu yang aku ambil dari data Worldsteel Association. Jika ditunjang data yang lebih valid dari dalam negeri, tentu akan lebih mendekati kebenaran. Apa yang aku tulis ini memang keluar…
-
Punya hobby membaca dan kemudian bekerja sebagai dosen. Wah itu seperti pepatah jawa: “tumbu oleh tutup”, kebetulan sekali. Maklum orang lain melihatnya seperti bekerja padahal memang hobby-nya. Kadangkala membedakan antara orang yang membaca dan yang belajar, ternyata berbeda sangat tipis. Lihat saja, kalau ada seorang anak yang terlihat memegang buku-buku fisika atau matematik, orang akan mengatakannya bahwa anak tersebut sedang belajar. Adapun yang dipegang adalah buku komik, atau majalah game, maka disebutlah membaca. Jarang yang menyebutnya sebagai sedang belajar. 😀
-
Saya teringat salah satu pengalaman ketika bertemu dengan teman dosen yang kebetulan baru saja menyelesaikan program S3-nya. Kalimat pembukanya begini: “Pak Wir, bisa nggak saya mengajar di program S2 UPH yang baru dibuka“. Seperti biasa, kalau ada pertanyaan seperti itu maka jawabannya kira-kira begini : “Mau mengajar di program S2 ya pak, kalau begitu pada mata kuliah apa yang merupakan kompetensinya. Ini daftar mata kuliahnya“. Maklum, alasannya bahwa yang namanya program S2 adalah spesifik (misal peminatan…
-
Pertanyaan seperti : “kepada siapa kita bisa belajar“, adalah pertanyaan yang gampang-gampang, tapi susah juga lho. Anda setuju yang mana, gampang dijawab atau susah dijawab.
-
Dari judul di atas dapat diketahui bahwa materi tulisan saya kali ini adalah tentang pemasangan baut mutu tinggi pada struktur baja. Maklum salah satu kegiatan kesehariannya khan menjadi dosen struktur baja, jadi tulisan ini dapat digunakan untuk melihat bagaimana usahanya menekuni profesi tersebut. Jika ceritanya adalah tentang pemasangan baut mutu tinggi, apa ya yang kira-kira…
-
Pertanyaan saudara Ghomari cukup menarik. Mari kita baca bersama-sama: MUHAMMAD GHOMARI Submitted on 2011/01/27 at 17:28 Selamat sore Pak wir… Apa kabarnya pak ? Menarik pembahasannya tentang AISC dan SNI. Seperti artikel yang pernah saya baca (kalo gak salah pak wir sendiri yang buat …) Bahwa SNI mengadopsi dari AISC, dengan beberapa point yang berbeda.…
-
Seperti biasa jika ada komentar tanggapan untuk pembaca blog yang cukup panjang, maka ada baiknya ditulis saja sebagai threat khusus. Ya maksudnya biar lebih gampang membaca dan mencarinya lagi. Maklum bisa dijadikan referensi tambahan khan. 🙂 Mari simak pertanyaan pembaca berikut : Firmansyah | 20 Januari 2011 pukul 21:48 | Pak Wir yang terhormat, Dalam SNI…
-
Artikel ini mencoba menanggapi adanya pendapat bahwa “sambungan las tidak boleh digunakan pada konstruksi jembatan baja“. Terus terang sampai sejauh ini saya tidak pernah menjumpai literatur yang membenarkan pendapat di atas, atau dengan kata lain bahwa pendapat di atas adalah tidak benar. Tetapi karena yang menyatakan pendapat tersebut adalah seorang ahli jembatan dari Kementrian PU, yang…
-
Sehari setelah mengaso dari mengikuti acara akbar KJI/KBGI dari hari Jumat tanggal 5/11/2010 sampai Minggu 7/11/2010 malam di Kampus UI Depok, maka besoknya lagi yaitu hari Selasa 9/11/2010, saya tidak ada di kampus UPH Karawaci, yaitu untuk menghadiri acara the Southeast Asia Steel Construction (SASC) Seminar 2010, yang berlangsung di Ballroom A dan B, Hotel…
-
Kadang-kadang terpikir juga, mengapa teman-teman dosen yang memilih topik Struktur Baja lebih sedikit dibanding Struktur Beton. Ternyata untuk suatu kasus yang sama, seperti misalnya perencanaan balok, maka prosedur perencanaan baja lebih banyak dibanding beton.