Mahal itu indikasi mutu ?!

Pernyataan bahwa “barang mahal itu indikasi mutu“, tentu akan lebih banyak yang setuju dibanding jika pernyataannya adalah “barang mahal itu indikasi indah” atau bisa juga “makanan mahal itu enak“.

Setuju atau tidak ?

Mestinya iya khan. Bahwa ada yang tidak setuju karena faktanya ada juga yang bermutu tetapi relatif murah : Itu tentu ada. Tetapi untuk mendapatkannya tentu tidak segampang kalau harga tidak dibatasi. Itulah alasannya mengapa dalam menyatakan hal di atas, saya memilih kata akan lebih banyak. Jadi kalaupun ada yang tidak setuju, maka itu adalah sah-sah saja, hanya saja saya yakin jumlahnya relatif sedikit.

Juga dari kalimat yang saya bandingkan di atas dapat diketahui bahwa kriteria mutu lebih bersifat objektif dibanding kriteria indah atau enak. Adapun yang terakhir bersifat subyektif, sangat tergantung person atau manusia yang menjalankan atau menggevaluasinya.

Karena mutu tidak banyak tergantung dari person atau manusia, maka sebenarnya kriteria mutu lebih banyak bisa dibuat daripada kriteria indah atau enak. Padahal sebenarnya dalam kriteria mutu itu kadang kriteria enak atau indah bisa masuk di dalamnya, yaitu selama hal itu bisa didefinisikan.

Baca lebih lanjut

buku SAP2000 hadir kembali

Puji Tuhan, buku karanganku ke-6 berjudul “Komputer Rekayasa Struktur dengan SAP2000” yang terbit pertama kali tahun 2013, telah tersedia kembali. Jadi bagi rekan-rekan pembaca yang belum sempat memilikinya, silahkan ke LUMINA Press.

Materi buku cetakan ke-2 ini, sama seperti cetakan ke-1 (tahun 2013), hanya saja kertasnya memakai tipe yang sama digunakan oleh bukuku Struktur Baja Edisi ke-2 (tahun 2016). Jadi ketika dibandingkan dengan buku lama edisi hardcover akan terlihat lebih tebal, tapi nggak bisa dibilang lebih berbobot lho. Maklum, dengan kertas book paper terbaik yang dipunyai percetakannya, maka meskipun terlihat lebih tebal, tetapi buku tersebut lebih ringan beratnya dari buku cetakan pertama. Ini penampakan buku SAP2000 cetakan ke-2 tersebut. Buku baru yang sebelah kiri, adapun buku yang lama (versi hardcover) ada di sebelah kanannya.

cetak-ulang-buku-sap
Buku SAP2000 cetakan ke-2 (kiri) dan cetakan pertama (kanan)

Materi buku cetakan ke-2 di atas, tidak ada perubahan dengan materi yang pertama. Hanya cetak ulang saja. Oleh sebab itu, program SAP2000 yang digunakan juga yang masih versi 7.4, versi lama.

Buku dicetak ulang untuk mengantisipasi kebutuhan buku teks bagi mahasiswa UPH, khususnya yang akan mengambil mata kuliah Komputer Rekayasa Struktur (2 sks) yang merupakan mata kuliah khusus yang dibuka karena keberadaanku. Jadi mata kuliah seperti itu belum tentu ada di jurusan teknik sipil lain, di luar UPH.

Baca lebih lanjut

penulis terkenal !

Jika membaca judul threat ini, jangan merasa kaget. Judulnya sih memang memberi kesan “nyolot”, tetapi itu aku pilih karena itulah kesan mendalam yang kudapat dari acara di Jogja kemarin. Untuk diketahui, pada hari Minggu tanggal 10 November 2013 kemarin, aku datang memenuhi undangan adik-adik di Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, untuk menjadi salah satu pembicara tamu pada acara Seminar Nasional dengan tema “Strategi Perancangan Bangunan Tinggi Tahan Gempa”. Ini infonya.

Acaranya sendiri menurutku luar biasa, istimewa, maklum aku bisa duduk bersama pembicara tamu lainnya yang merupakan wakil-wakil perguruan tinggi ternama. Lihat saja, Prof. Bambang Suhendro (UGM) dan Dr-Ing. Yosia I. Rastandi (UI). Nah, aku khan mewakili UPH perguruan tinggi swasta yang relatif masih muda usianya. Jadi acara tersebut tentunya memberi kesan khusus padaku.

Baca lebih lanjut

Jawaban UAS – Komputer Rekayasa Struktur 2013

Setiap mata kuliah yang aku berikan, aku evaluasi berdasarkan dua kriteria [1] kriteria kompetensi, disini hasil ujian aku cocokkan dengan jawaban yang aku buat, jika tidak ada keselarasan maka bisa-bisa nilainya dikasih nol, tetapi jika aku anggap selaras nilainya seratus. Kriteria tersebut kadang ada yang menganggap mengerikan, oleh karena itu ada lagi kriteria yang lain, yaitu [2] kriteria kerajinan. Jadi nilai itu dibuat berdasarkan kerajian mahasiswa membuat PR atau tugas yang diberikan.

Baca lebih lanjut

buku SAP2000 Wiryanto – testimoni dan cara pesan

Adakah yang masih merasa heran mengapa iklan Coca-cola terus menerus disiarkan, juga posternya menempel dimana-mana, padahal sejak kecil kita juga tahu bahwa itu adalah merek minuman terkenal dan rasa-rasanya tidak ada dari kita yang tidak tahu. Bukankah membuat iklan itu mahal, jika demikian apa itu tidak membuang duit saja.

Baca lebih lanjut

buku Wiryanto telah terbit !

Akhirnya, setelah usaha begitu lama, sejak penerbitan buku saya yang terakhir, tahun 2007,  yang berarti setelah lima tahun berlalu akhirnya terbit juga buku yang ditunggu-tunggu. Lihat penampakannya :  buku-sap

Ada dua versi yang berhasil dibuat yaitu hardcover (buku kiri) yang dicetak sebagai edisi terbatas yang awalnya sebagai hadiah kepada para sponsor yang terlibat, dan juga edisi softcover (buku kanan) ini yang akan direlease ke masyarakat teknik sipil dengan biaya Rp 180 ribu. + ongkos kirim.

Buku ini rencananya didistribusikan melalui on-line saja, melalui situs http://lumina-press.com, belum ada pemikiran untuk diedarkan melalui toko buku. Maklum pembelinya dianggap lebih banyak yang berbasis dari pembaca blog. Jadi jika melalui toko buku dianggap tidak efektif. Itu tentu saja hipotesis yang perlu dibuktikan.

Buku tersebut telah diusahakan yang terbaik yang dapat dibuat. Mohon masukan dan kritikan agar buku-buku berikutnya dapat lebih baik.

O ya diucapkan banyak terima kasih telah menunggu buku tersebut.

salam dari penulis

Baca lebih lanjut

progress buku

Menarik juga ya ilmu DKV (desain komunikasi visual), layout, warna, jenis font, ternyata ada artinya semua. Untunglah sekarang ini sudah banyak program komputer yang mendukungnya, misalnya Adobe Indesign. Program itulah yang digunakan penerbit untuk menyusun layout sampul buku yang akan aku terbitkan. Maklum, sampul buku ibarat tampilan luar, nggak menarik maka nggak ada yang melirik.

Baca lebih lanjut