materi seminar UM – 9 Oktober 2014

Sebagai seorang guru, maka mengajar di depan orang banyak tentunya bukan sesuatu yang asing. Banyak di sini tentunya relatif sifatnya, maklum untuk mengjar di kelas jika jumlah murid lebih dari 40 maka rasanya sudah tidak efektif lagi. Oleh sebab itu jika jumlah muridnya banyak maka perlu dibagi dalam kelas-kelas paralel. Mahasiswa di jurusan teknik sipil kebetulan tidak dibagi dalam kelas paralel, maklum satu angkatannya hanya sekitar itu.

Hanya sekitar itu, . . . . ? ? ? Bagi teman-teman di UPH adanya pernyataan seperti itu bisa-bisa dianggap tidak tahu rasa syukur. Maklum dahulu pernah dalam satu angkatan yang masuk kurang dari 10. Jadi kalau sekarang lebih dari 40 orang perangkatan, tentunya patut disyukuri. Kalimat yang saya pakai di atas karena membandingkannya dengan mahasiswa di jurusan teknik sipil UM (Universitas Negeri Malang),  yang menurut infomasi, satu angkatannya menerima sekitar 300 siswa. Itu khusus jurusan teknik sipil. Nah tentu dapat dimaklumi khan.

Nah kembali ke soal mengajar, atau tepatnya berbicara di depan orang banyak . Memberikan presentasi didepan audien yang banyak, terus terang relatif jarang. Meskipun saya sering Ikut konferensi nasional atau international, tetapi peserta yang hadir relatif sedikit, khususnya bila dibagi dalam kelas-kelas paralel. Tempo hari di acara konferensi nasional, pernah aku mempresentasikan makalah hanya dihadiri oleh peserta-peserta lain yang juga menunggu giliran presentasi. Bagi yang  belum pernah ikut presentasi ilmiah, kondisi seperti itu nggak masalah, bahkan senang karena menjadi tidak takut lagi. Tapi bagi yang sudah sering memberikan presentasi, kondisi yang sedikit peserta kadang membuat kecewa. Kalau sebaliknya, pesertanya banyak wah senangnya minta ampun. Rasa lelah mempersiapkan materi presentasi jadi terobati, apalagi jika pesertanya akfif banyak bertanya, itu khan berarti mendengarkan presentasi, tidak tidur karena bosan.

Nah acara presentasiku di Universitas Negeri Malang hari ini berlangsung lancar dan meriah, senangnya lagi jumlah peserta yang hadir mendengarkan materi presentasi sekaligus mendapatkan paper jumlahnya ternyata lebih dari ratusan. Aku terus terang nggak membayangkan akan sebanyak ini yang hadir. Ini ada dokumentasi kehadiranku hari ini di Malang.

Lanjutkan membaca “materi seminar UM – 9 Oktober 2014”

Masukan #1 – draft buku struktur baja

Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, awal tahun 2015 atau dua atau tiga bulan lagi buku “Struktur Baja : Perilaku, Analisis dan Desain – AISC 2010” diusahakan sudah dapat diterbitkan.

Buku tersebut ditulis bukan sekedar untuk kum sebagai kewajiban seorang dosen pada umumnya, tetapi lebih dari itu, sebagai buah karya kehidupan sehingga untuk itu perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh secara serius. Padahal di sisi lain bulan Oktober in banyak sekali acara, lihat saja :

  1. Kamis, 9 Oktober 2014 sebagai pembicara tamu (Invited Speaker) di Seminar Nasional Teknik Sipil yang diselenggarakan oleh HMS Universitas Negeri Malang, Gedung D9 UNM, Jalan Semarang No.5, Malang.
  2. Kamis, 16 Oktober 2014 – Jumat, 17 Oktober 2014 sebagai pemakalah biasa (Call Paper) di Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS) ke-8, yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Nasional, Bandung
  3. Kamis, 23 Oktober 2014 sebagai pembicara tamu (Invited Speakar) di Lokakarya Mata Kuliah Analisa Struktur yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Kampus UNNES, Sekaran Gunungpati, Semarang.

Kegiatan di atas tentu saja menyita waktu, oleh sebab ada beberapa permintaan yang aku tolak. Maaf ya teman-teman kalau saya belum dapat membantu anda.

Selain mempersiapkan acara tersebut, maka persiapan yang aku lakukan untuk buku tersebut adalah :

  • Konsultasi dengan ahli desain komunikasi visual (orang seni) yang memahami tentang pencetakan buku. Kebetulan di UPH ada School of Design (SOD) sehingga gampang menghubunginya. Jadi dari sisi tampilan, saya berusaha juga agar buku tersebut dapat menjadi karya seni. Bagi pembaca buku SAP2000 yang aku tulis sebelumnya,  tentu bisa memahami apa yang dimaksud hal itu. Terus terang, bagiku yang namanya buku yang baik, itu tidak sekedar isi, tetapi juga bagus di mata dan ketika dipegang. Sehingga ketika dipajang bersama buku-buku yang lain tidak memalukan, bahkan membanggakan.
  • Pihak penerbit juga sedang menyusun proposal sponsor. Jadi bagi perusahaan yang terkait dengan dunia konstruksi maka dapat memasang portofolio untuk memberi tahu dunia bagaimana keberadaan perusahaannya. Kasarnya sih seperti brosur tetapi dicetak bersama-sama buku. Karena buku tersebut didesain sebagai karya seni yang pantas disimpan, maka tentu portofolio tersebut akan ikut tersimpan juga. Jadi abadi. Tentu agar mempunyai cita rasa seperti karya seni, maka portofolio dibatas dalam bentuk kumpulan gambar-gambar yang merepresentasikan perusahaan tersebut jadi agak elegan begitu. Bagi yang tertarik untuk berpartipasi boleh titip alamat ke saya, agar nanti disampaikan ke penerbit Lumina Press.
  • Posisi buku sudah sekitar 85%, nah untuk meningkatkan kualitas atau tepatnya agar apa yang disampaikan nanti sesuai dengan apa yang akan dibaca oleh pembeli, maka materi buku tersebut perlu dimintakan pendapat oleh para ahli. Saya dan penerbit telah berembug bersama untuk memilih siapa-siapa yang pantas disebut ahli dan perlu dihubungi. Saat ini sudah ada 9 (tujuh) pakar yang dihubungi, 7 berdomisili dalam negeri dan 2 dari luar negeri (orang Indonesia yang berkarir di LN).

Seru juga khan kegiatanku sebagai seorang dosen. O lupa, ternyata sudah ada satu masukan dari seorang Profesor tentang bagaimana buku yang aku tulis tersebut. mau tahu. Terus lanjut. . . . .

Lanjutkan membaca “Masukan #1 – draft buku struktur baja”

Lokakarya Mata-kuliah Analisa Struktur 2014

Info penting bagi komunitas teknik sipil (dosen, mahasiswa dan praktisi) yang tertarik di bidang pembelajaran Analisa Struktur (Structural Analysis). Teman-teman di UNNES telah mewadahi pertemuan penting di Semarang ini.  Gunakan kesempatan itu untuk saling berdiskusi, untuk meningkatkan kompetensi diri sekaligus menambah jaringan pertemanan seprofesi.

Ini posternya :

halaman-1 Lanjutkan membaca “Lokakarya Mata-kuliah Analisa Struktur 2014”

Malang – 9 Oktober 2014

Sebagai seorang dosen yang mempunyai sertifikasi dari pemerintah, sehingga disebut sebagian orang sebagai “dosen profesional”, maka tentunya ketika diminta mengajar haruslah selalu siap. Jadi meskipun tanggal 10 Mei 2014 yang lalu telah diundang pula ke Malang oleh teman-teman sejawat dari UB, maka ketika tanggal 9 Oktober 2014 nanti juga diundang lagi oleh adik-adik mahasiswa di UNM, maka tentunya itu semua adalah anugrah, suatu kehormatan besar bagi seorang yang mendedikasikan hidupnya sebagai guru ini.

Inilah acara yang telah dipersiapkan oleh adik-adik HMJ TS (Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil) Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang sebagai berikut.

poster-seminar-UNM

Nah karena temanya terkait dengan yang namanya transportasi maka makalah yang aku siapkan juga harusnya mendukung, termasuk juga selaras juga tentunya dengan sebutan yang diberikan padaku yaitu, Ahli Analisa Struktur.  Terus terang sebutan ini menarik juga bagiku, karena jujur saja, sebutan itu tidak pernah terlintas dalam benakku, bahwa ternyata ada juga sebutan seperti itu. Kalau ditanya orang, ilmu apa yang aku geluti maka dengan sigap pasti aku akan menjawabnya sebagai “structural engineering“, atau dalam bahasa indonesianya sebagai “rekayasa struktur“. Adapun ilmu Analisa Struktur yang disebut di atas itu adalah bagian kecil ilmu yang harus dikuasai oleh ahli rekayasa struktur tersebut. Jadi dengan sebutan seperti di atas, tentu bukanlah suatu beban untuk melaksanakannya.

Lanjutkan membaca “Malang – 9 Oktober 2014”

Direct Analysis Method – AISC (2010)

Perencanaan struktur baja yang umumnya langsing perlu analisis stabilitas, yang hasilnya dipengaruhi oleh imperfection (nonlinier geometri) dan kondisi inelastis (nonlinier material). Oleh sebab non-linier maka analisisnya memerlukan prosedur incremental dan iterasi agar hasilnya akurat. Saat sekarang, dengan didukung perkembangan teknologi komputer yang canggih dan ekonomis, maka analisis yang dimaksud bukan suatu kendala. Telah tersedia berbagai jenis analisis berbasis komputer yang dapat dimanfaatkan, mulai dari analisis Elastic Buckling Load, Second-Order Elastic Analysis, First-Order Plastic Mechanism Load, First-Order Elastic-Plastic Analysis, bahkan Second-Order Elastic-Plastic, yang disebut juga sebagai Advance Analysis. Umumnya jenis analisis tersebut sudah tersedia sebagai opsi pada program-program modern dari analisa struktur yang komersil.

Semakin canggih analisis yang dipilih ternyata juga semakin banyak data yang diperlukan, selain itu diperlukan pemahaman atau kompetensi yang cukup agar hasilnya dapat digunakan secara efektif. Jika dipilih Advance Analysis, hasilnya tentu akan mencukupi untuk analisis stabilitas, tetapi jika itu untuk pekerjaan rutin pada perencanaan struktur baja (bukan riset) tentunya berlebihan dan tidak praktis. Maklum, yang namanya pekerjaan adalah bisnis juga, dimana di sana terdapat prinsip sedikit bekerja tapi mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya. Pemikiran seperti itu tentu perlu diwujudkan juga.

Atas dasar hal-hal tersebut, juga adanya keinginan mendapatkan kemajuan dalam analisis dan desain maka AISC (2010) memperkenalkan Direct Analysis Method (DAM) sebagai cara baru perencanaan struktur baja yang telah memasukkan prinsip modern dalam analisis stabilitas. Memang untuk itu diperlukan analisis stabilitas struktur berbasis komputer. Tetapi analisis yang dipilih bukan yang rumit dan canggih sekali seperti Advanced Analysis, tetapi cukup yang minimalis, yaitu Second-Order Elastic Analysis. Tetapi dengan sedikit manipulasi dan strategi perhitungan yang diajukan maka problem stabilitas yang bersifat nonlinier geometri dan sekaligus nonlinier material tetap dapat diatasi juga.

Meskipun strategi yang digunakan pada DAM tidak persis sama seperti jenis analisis yang rasional, tetapi yang penting telah dibuktikan dengan cara kalibrasi dengan hasil eksperimen (AISC 2010) bahwa hasilnya berkorelasi problem real. Itulah cara DAM yang telah menggantikan cara lama ELM (Efective Length Method) yang secara prinsip dijadikan standar sejak ditemukan rumus Euler dahulu. Cara lama tersebut tidak dibuang tetapi dipindahkan menjadi Appendix 7 (AISC 2010) untuk dipakai sebagai cara alternatif, khususnya jika tidak tersedia program komputer yang dimaksud.

Lanjutkan membaca “Direct Analysis Method – AISC (2010)”

Panjang Efektif Kolom

Sejak pertama kalinya teori Euler dikemukakan (1744) sampai dipublikasikannya AISC (2010), atau sekitar 266 tahun, maka selama itu pula telah muncul berbagai teori tentang kolom, yang diuji dan akhirnya banyak pula yang berguguran. Jadi ketika konsep panjang efektif kolom selalu dipakai untuk melengkapi teori tentang kolom tersebut, itu menunjukkan bahwa konsep tersebut tentu suatu yang luar biasa. Sebagai suatu teori yang terbukti tangguh tetapi herannya baru pada AISC (2010) diberi nama “Effectif Length Method” (ELM). Itupun terpaksa diberikan karena untuk membedakan dengan “Direct Analysis Method” (DAM) yang dijadikan unggulan baru setelah selama hampir tiga abad cara perencanaan struktur baja secara rasional dikenal oleh para insinyur.

Oleh sebab itu sebelum ELM ditinggalkan atau bahkan dilupakan, maka perlu dipelajari terlebih dahulu secara mendalam : apa keunggulan dan kekurangan metode tersebut, khususnya ketika tersedia teknologi komputer, sehingga dapat beralih ke DAM secara mantap dan tidak ada penyesalan agar kedepannya dapat diperoleh sesuatu yang lebih baik dari perencanaan struktur baja selama ini.

Lanjutkan membaca “Panjang Efektif Kolom”

bocoran makalah di Petra – 4 Juli 2014

Rekayasa Komputer dalam Analisis dan Desain Struktur Baja
Studi Kasus Direct Analysis Method (AISC 2010)[1]
Bagian I :  Latar belakang teori

 Wiryanto Dewobroto
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Pelita Harapan

Meskipun draft SNI Baja (Puskim 2011) yang mengacu AISC (2010) belum diresmikan, tetapi minimal dapat diketahui acuan keilmuan struktur baja di Indonesia, yaitu American Code. AISC (2010) sendiri memuat dua metode perencanaan, yaitu [1] Efective Length Method (ELM), cara lama sebagai alternatif; dan [2] Direct Analysis Method (DAM), cara baru berbasis komputer yang diunggulkan. Makalah ini akan mengupas secara mendalam : mengapa DAM dan apa keunggulannya dibanding ELM. Makalah akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu : [1]  Latar belakang teori; [2] Contoh aplikasi praktis.

Kata kunci: Direct Analysis Method, Efective Length Method, LRFD

Lanjutkan membaca “bocoran makalah di Petra – 4 Juli 2014”

rencana seminar di UB – Malang, 10 Mei 2014

Terus terang aku sendiri merasakan bahwa produktivitasku di blog ini sudah agak sedikit menurun. Tidak seperti dulu lagi. Tetapi itu semua bukanlah petunjuk bahwa produktivitasku dalam menulis juga turun. Meskipun sekarang jadwal pengajaran di Jurusan Teknik Sipil UPH semakin padat, bayangkan saja saat ini kelas akselerasi atau semacam semester pendek telah lebih ditingkatkan. Mahasiswanya hampir nggak punya waktu untuk santai-santai. Padat begitulah . . . . memang sih, tetapi ada harapan untuk dapat lulus secara lebih cepat. Tetapi meskipun jadwal mengajar menjadi semakin padat, tetapi aku tidak mau terjebak pada rutinitas seperti itu. Aku putuskan bahwa produktivitas menulisku tidak boleh terganggu.

Lanjutkan membaca “rencana seminar di UB – Malang, 10 Mei 2014”