jadwal Seminar HAKI 2017

Pertemuan tahunan ahli-ahli konstruksi se Indonesia yang paling besar adalah yang diselenggarakan oleh HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia), yaitu pada acara :

Seminar Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia 2017

Waktunya memang rutin, yaitu setiap bulan Agustus dan yang biasa diselenggarakan juga di Flores Ball Room, Hotel Borobudur, Jakarta. Lokasinya memang mudah dicapai, baik dari arah Timur (Bekasi) maupun Barat (Tangerang). Lokasi parkir juga gampang, apalagi jika datangnya pagi-pagi, pasti ada tempat.

Baca lebih lanjut

karena nila setitik, rusak susu sebelanga

Hati-hati dengan pepatah di atas, itu benar-benar ada dan bahkan masih berlaku nyata sampai detik ini !

Pepatah itu ingin menunjukkan bahwa adanya satu tindakan tidak benar, yang mungkin bisa saja semula dianggap sepele dan tidak terpikirkan, ternyata bisa berdampak menghilangkan semua hasil pekerjaan baik yang telah dilakukan selama bertahun-tahun lamanya. Jika hasilnya masih berupa barang material, tentunya tidak terlalu bermasalah karena bisa dicarikan gantinya, tetapi kalau yang hilang adalah immaterial. Woo, sangat susah untuk mendapatkannya.

Hal immaterial yang dapat hilang adalah reputasi atau nama baik atau kehormatan. Tahu sendiri untuk mendapatkan kepercayaan orang akan reputasi atau nama baik atau kehormatan, itu perlu waktu dan kesempatan. Jadi tentunya untuk mendapatkannya lagi tidak mudah, apalagi usia orang yang kehilangan tersebut sudah berbeda, bertambah tua (semangat dan tenaga sudah berbeda).

Baca lebih lanjut

puji Tuhan, sebagian telah kembali !

Fasilitas pada blog berbasis WordPress.com memang OK.

Betul, saat ini alamat blog “The Work of Wiryanto Dewobroto” yang lama (http://wiryanto.wordpress dan http://wiryanto.net) telah di-suspended akibat memuat file berhak-cipta dan tidak bisa diakses lagi. Padahal file penyebabnya juga aku dapat dari internet.  Meskipun demikian WordPress memberi fasilitas yang hebat, yang dapat mengakses kembali isi blog-ku tersebut. Ini khan tentunya sangat baik, mereka peduli pada hukum-hukum yang berlaku di negaranya, tetapi juga peduli dengan kepentingan pemakainya. Top deh.

Jadi ada fasilitas admin untuk melakukan eksport/import, yaitu dengan memindahkan isi tulisan dari blog lamaku dan dipindahkan ke blog yang baru. Adanya fasilitas tersebut, juga menegaskan bahwa daripada mempertahankan blog yang kena kasus (hukum hak cipta) maka lebih baik buat alamat blog baru. Proses transfernya memang tidak otomatis penuh, maklum ada pertanyaan-pertanyaan yang perlu direspon agar fasilitas tersebut sukses bekerja. Materi yang ditransfer termasuk juga komentar-komentar pembaca.

Hasil saja proses transfer tersebut tidak bisa menjanjikan pulih 100% pulih. Maklum gambar-gambar atau file digital yang di-upload pada alamat blog lama., menjadi tidak bisa diakses. Semua itu juga hilang bersamaan dengan mulainya blog lama tersebut di suspended.

Intinya meskipun tidak semua bisa kembali, tetapi jelas itu akan sangat membantu. Oleh sebab itu kedepannya, saya akan mencoba menulis dan memperbaiki kembali threat lama yang bisa diimpor tersebut, sekaligus meng-up-dated materinya.

O ya, akibat hilangnya alamat blog lama maka sejak itu akan dihapus semua file digital bukan milik saya, yaitu untuk menghindari terjadinya suspended lagi untuk blog ini. Jadi ebook gratisan sudah tidak ada lagi ya. 😀

 

Salam jumpa teman-teman !

Perkenalkan alamat baru blog “The Work of Wiryanto Dewobroto” yaitu http://wiryanto.blog

Saya terpaksa berpindah ke alamat ini dari yang lama di http://wiryanto.wordpress.com dan juga http://wiryanto.net. Itu terjadi karena ada keteledoran memuat file berhak-cipta. Maksud hati ingin berbagi informasi ke teman-teman engineer lain, eh ternyata kena pasal dari DMCA. Jadi begitulah, blog dengan begitu banyak tulisan yang dibuat (sekitar 10 tahun), sampai sekitar 1000 artikel, menjadi tidak bisa diakses lagi. 😦

Baca lebih lanjut

daftar jurnal ilmiah internasional teknik sipil (struktur)

Banyak alasan memilih kehidupan menjadi dosen dibanding praktisi di lapangan. Namun ada juga yang berpikir bahwa kehidupan dosen itu monoton, maklum dianggapnya hanya mengajar materi yang relatif sama kepada mahasiswanya dari semester ke semester, lalu bertahun-tahun juga akhirnya. Adapun yang selalu baru hanya muridnya. Itu tentunya dengan catatan bahwa muridnya pintar-pintar dan selalu lulus mata kuliah yang diajarkan. Itu penting karena kalau muridnya banyak yang tidak lulus, maka yang dituduh tentu dosennya. Kesannya, dosennya tidak mampu mengajar. 😀

Adanya pendapat seperti di atas itulah yang menimbulkan cara pandang pada masyarakat bahwa kehidupan praktisi di lapangan adalah dunia yang nyata. Mereka dapat berbangga, karena mereka ketemu masalah yang selalu baru. Dinamis, begitu pernyataannya. Mereka bahkan berpikir bahwa negaranya maju adalah berkat karya nyata mereka, bukan karena pernyataan para teoritis di kampus, yang notabene adalah dosen-dosen yang disebut monoton di atas.

Apakah seperti itu kehidupan seorang dosen dalam kaca mata sehari-sehari.

Sebagai seorang yang melakoni kehidupan dosen yang dimaksud, maka pandangan di atas tidak bisa disalahkan. Tugas utama dosen, sehingga mereka mendapatkan gajian adalah mengajar murid-murid mahasiswanya. Jika tidak ada mahasiswa yang diajar, maka bisa-bisa institusinya akan memindahkan dosen yang bersangkutan karena membebani anggaran belanjanya. Jadi kehidupan sebagai pengajar adalah utama, jika tidak mau gajinya dicoret. 😦

Nah dalam mengajar tersebut, maka yang utama adalah membuat pintar murid-muridnya, kalau bisa mereka dapat lulus semua. Itu tentunya tidak sekedar lulus, tetapi berharap bahwa ilmu yang diajarkan dosen dapat menjadi bekal para alumninya untuk berkiprah di dunia nyata setelah lulus.  Jika tujuan itu dapat dicapai, maka tidak ada tuntutan lagi bahwa materi yang diajarkan selalu baru tiap tahunnya. Paling-paling cuma mengikuti peraturan pemerintah yang terkait dengan materi yang diajarkan tersebut.

Lho maksudnya itu apa pak Wir, koq terkait peraturan pemerintah segala ?

Yah memang, itu mungkin hanya berlaku untuk materi kuliah yang aku ajarkan. Maklum, aku khan mangajarkan mata kuliah terapan, seperti Struktur Baja, Struktur Kayu, dan semacamnya. Kalau materinya bersifat dasar, seperti Matematika dan Fisika maka jelas pernyataan saya di atas, tidak berlaku.

Materi struktur baja dalam aplikasinya, seperti perencanaan jembatan baja atau gedung baja dapat terkait dengan keamanan publik. Untuk memastikan itu, maka pemerintah membuat suatu peraturan khusus, untuk mensyaratkan setiap perencanaan yang dibuat harus memenuhi ketentuan minimum untuk menjamin keamanan bangunan terhadap hal-hal khusus, seperti beban gempa dsb. Peraturan tersebut bisa berubah sesuai dengan perkembangan jaman.

Lho koq bisa berubah ya pak. Apakah ilmu-ilmu yang diajarkan di perguruan tinggi itu juga berubah, siapa yang merubah dan dimana perubahan itu dapat dilihat / diketahui ?

Ini suatu pertanyaan filosofi. Tidak setiap orang dapat menjawabnya, apalagi kemudian dikaitkan dengan kehidupan dosen, yang dianggap sebagian orang adalah kehidupan tidak nyata (teoritis) dan stagnan (monoton dan tidak dinamis). Apakah dengan demikian perubahan yang dimaksud dihasilkan oleh para praktisi di lapangan ?

Baca lebih lanjut

progress Buku Struktur Baja Edisi 2

Enak nggak enak, tetapi berita ini perlu disampaikan. Maklum, yang namanya kecewa itu menyakitkan, begitu khan. Bagaimana tidak, yang membayar dengan sistem pra-order, sudah ratusan jumlahnya. Rencananya sih, sebelum hari Selasa 23 Agustus 2016 seharusnya mereka (yang pra-order) sudah dapat menerima buku Struktur Baja Edisi ke-2 itu terlebih dahulu.

Hanya saja itu bisa terjadi jika buku telah selesai (dari percetakan) sebelum tanggal 23. Perlu waktu untuk mengirimkannya. Itu rencananya, ibarat pepatah : Manusia berusaha, tetapi Tuhan sajalah yang dapat menentukan hasilnya.

Kenapa bisa begitu pak, khan mestinya sudah bisa diprediksi sebelumnya.

Baca lebih lanjut