• Bulan-bulan ini adalah waktunya anak-anak muda lulusan SMU memilih jalan hidupnya (karir), mau langsung bekerja atau melanjutkan lagi sekolah di perguruan tinggi. Bagi yang mau melihat fakta, ketika mau bekerja tetapi hanya mengandalkan ijazah SMU, kecuali mau berwiraswasta, maka paling-paling hanya jadi office boy.

    So ! Mikir seribu kali. 😦

    (lebih…)

  • Inisiatip menarik dari penerbit Elexmedia, yaitu diselenggarakannya acara pelatihan “Generate Idea (Creativity)” bagi para penulisnya, khususnya bidang IT (information & technology). Acara diadakan pada hari Sabtu, 19 Juli 2008 yang lalu, bertempat di Gedung Gramedia Unit III, Lt.5, Jl. Palmerah Selatan No.24 Jakarta.  Dalam kesempatan tersebut hadir sekitar 43 penulis.

    (lebih…)

  • Informasi akan adanya tahbisan Uskup Bandung aku baca di poster besar yang dipasang pada papan pengumuman di Pascasarjana UNPAR, sebagai universitas yang menyandang kata Katolik, maka jelas adanya acara tersebut menjadi istimewa. Pada poster tersebut, pribadi Uskup begitu ditonjolkan, fotonya menghias secara dominan poster tersebut. Meskipun wilayah gerejaku yaitu Santo Bartolomeus Bekasi termasuk dalam wilayah Keuskupan Agung Jakarta, sehingga mestinya tidak termasuk atau tidak ada kaitannya dengan keuskupan Bandung, tetapi ketika membaca poster di atas hatiku bergetar.

    (lebih…)

  • Mengusahakan keselamatan di tempat kerja pada dasarnya adalah mengikuti perintah Allah ! Itu berlaku, baik anda sebagai pekerja, maupun pengusaha, yang mengusahakan pekerjaan tersebut. Jadi kalau anda mengabaikannya berarti anda berbuat dosa !

    Wah pak Wir ini aneh-aneh aja, itu khan masalah sekuler pak !

    Ini serius ! Ini tidak hanya bagaimana saya mempromosikan K3 di tempat kerja, tetapi ini memang benar ada hubungannya dengan dunia-akherat, jadi tidak sekedar berbicara tentang nasib atau lagi apes. Karena itu termasuk perintah Allah, maka jika anda dapat mengusahakan dengan baik maka banyak berkat akan melimpah.

    Penjelasannya begini, di alkitab ada pernyataan yang intinya adalah bahwa hukum yang utama di dunia ini adalah kasih, kasih kepada sesama sekaligus kepada diri sendiri. Dalam arti tertentu itu khan berarti rawatlah dirimu dan juga sesamamu. Jangan sampai dirimu celaka juga orang lain di dekatmu. Iya khan. Jadi praktisnya jika kamu memperhatikan K3 selama kamu bekerja maka secara otomatis kamu mendukung materi alkitab tersebut. Saya kira di agama lain juga begitu.

    Pemahaman K3 kadang-kadang dimulai dari penalaran logis tentang resiko terjadinya kecelakaan kerja, hal itu kadang-kadang dapat dengan mudah diketahui (oleh orang yang tahu). Tapi fakta membuktikan bahwa banyak juga orang yang nggak tahu, atau nggak mau tahu. Mungkin alasannya beragam mulai dari malu disebut pengecut, lemah, mungkin juga keterbatasan alat, mau cepatnya aja dan lain sebagainya.

    Memahami hal-hal yang beresiko dan mencegahnya adalah penting. Mau masuk sorga, pahami K3 dengan baik. Ini fakta-fakta yang akan menambah wawasan anda. Selamat merenungi.

    (lebih…)

  • “Dear sir/madam,

    On the behalf of the Conference Chairman Datin Prof. Dr. Nasly binti Mohamed Ali and Prof. Ir. Dr. Mohd. Warid Hussin of the Faculty of Civil Engineering, Universiti Teknologi Malaysia, I am pleased to announce you the 7th Asia Pacific Structural Engineering and Construction Conference 2009 (APSEC 2009) and the 2nd European Asian Civil Engineering Forum (EACEF 2009) will be held in Awana Porto Malai, Langkawi, Kedah Darul Aman, Malaysia from 4 – 6 August 2009.

    (lebih…)

  • Bagi seorang pekerja pikir seperti saya, mengunjungi pesta buku di Istora Senayan tentu adalah wajib hukumnya. Jadi meskipun hari jumat kemarin rencananya adalah untuk menyiapkan presentasi seminar akhir disertasi untuk tanggal 9 ini, tetapi karena desakan kuat dari anakku yang tertua, maka pergilah kami berkunjung ke pesta buku tersebut.

    (lebih…)

  • Meskipun kejadiannya telah lama, tetapi membaca ulang berita tentang kejadian di Brittain cukup menarik, yaitu adanya pemotongan tanaman di ladang sehingga membentuk logo yang kompleks. Jelas ini bukan kejadian natural, pasti buatan mahluk cerdas. Bahkan karena sangat presisi, ada yang menganggapnya sebagai buatan mahluk cerdas dari angkasa luar.

    (lebih…)

  • Dear members,

    Download the following software. These links are valid till 4th july so be fast.
    CSI Softwares

    (lebih…)

  • Dua kata di atas sebagai judul saya kira cukup menarik, jika sebelumnya di ranah WordPress maupun surat kabar lokal / nasional, maka kelihatannya yang lagi ngetrend adalah aksi-aksi mahasiswa yang sedang protes kenaikan BBM. Jadi kalau sekarang judul di atas aku angkat maka diharapkan ada suasana yang lain.

    Setahuku yang disebut mahasiswa adalah anak-anak muda (bisa juga berumur, tapi berjiwa muda) yang ingin bertransformasi atau berubah kearah yang lebih baik pada tingkat intelektualitasnya, cara berpikirnya. Baik dari segi kompetensi pada bidang ilmu tertentu, maupun nalar secara umum. Jadi meskipun secara esensi aku menyetujui bahwa topik kenaikan BBM memang tidak enak (terkena dampak, yang langsung menguras kantong) sehingga wajarlah jika para mahasiswa melakukan protes, tapi kalau protesnya tersebut berujung anarki, seperti tempo hari ada yang mengaku mahasiswa tetapi memukuli polisi, atau juga kemarin yang di Semanggi, yang berujung pembakaran mobil pelat merah, saya terus terang tidak setuju.

    Kenapa ?

    Karena jelas, intelektualitas berbasis nalar yang aku harapkan dari seorang mahasiswa yang baik tentu mempunyai kendali yang kuat atas emosi yang menyebabkan kekerasan tersebut terjadi. Singkat kata orang tersebut adalah oknum yang tidak patut disebut mahasiswa, sehingga aparat keamanan harus menindak tegas, menangkap dan memproses secara hukum.

    Apabila berlarut-larut membebaskan atau membiarkan tindakan-tindakan kekerasan oleh kelompok-kelompok yang mengaku dari golongan mahasiswa, juga kadang-kadang yang mengatas namakan agama, maka lama-lama akan menginspirasi kelompok lain, atau akan menimbulkan eskalasi tindakan yang ujung-ujungnya chaos. Kenapa, karena sebenarnya yang lapar sudah semakin banyak, apalagi jika ditambah semangat “dia bisa kenapa aku tidak ? “.

    Ketika masih larut dalam suasana yang penuh prihatin tersebut, aku mendapat berita dari mahasiswaku.

    Ada yang kena polisi pak ?

    Ah kamu ini. Ini khan mahasiswaku, mahasiswa UPH. Beritanya jelas beda dengan berita-berita mahasiswa yang di koran-koran. Vivi, mahasiswa jurusan teknik sipil UPH, yang tempo hari meminta bimbinganku dalam menulis makalah untuk lomba, ternyata memberitahukan bahwa dengan makalahnya, dia berhasil meraih gelar juara di tingkat Kopertis wilayah III. Wah puji Tuhan, jadi tahun ini ada juga bimbinganku yang menjadi Juara. Tetapi karena tidak mengantar langsung maka detailnya aku tidak terlalu tahu, oleh karena itu aku memang sengaja meminta mahasiswaku yang berprestasi tersebut untuk menuliskannya agar dapat di infokan di blog ini.

    Terus terang, maksudku sih bukan untuk narsis-narsisan atau sombong-sombongan, tetapi sebagai rasa syukur, sehingga semangat “dia bisa kenapa aku tidak ? ” yang di atas tersebut juga dapat diaplikasikan ke hal-hal yang positip.

    Setuju ?

    (lebih…)

  • Meskipun judulnya berbahasa Inggris, tetapi isinya memakai bahasa Indonesia, itu berarti artikel ini hanya disajikan bagi pembaca yang memahami bahasa tersebut. Apakah itu berarti bahwa artikel ini hanya bersifat terbatas (regional) atau bahkan tanpa batas (international) maka tentunya akan diketahui dari bahasa yang dipakainya tersebut.

    (lebih…)