• Suatu pertanyaan yang berkesan lugu, tetapi sebenarnya mendasar.

    Salam kenal pak Wiryanto,
    Saya Katarina mahasiswa jurusan Bahasa Jerman , Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan.  Kalau boleh saya mengatakan : “Saya baru bener – bener merasa jadi Mahasiswa setelah bergelut dengan skripsi !”

    Saya mau menanyakan satu hal saja. Di kemudian hari, apakah ada pengaruh skripsi terhadap dunia kerja ?

    Tidak begitu penting, tapi cukup membingungkan bagi saya “_”

    Sebagai lektor kepala di Jurusan Teknik Sipil UPH, yang diberi kepercayaan membimbing skripsi secara mandiri, maka saya merasa bertanggung jawab untuk menjawab pertanyaan saudara Katarina di Medan.

    (lebih…)

  • Masih ingatkah anda dengan EACEF, itu lho konferensi bertaraf internasional yang tahun lalu telah diselenggarakan secara sukses oleh Jurusan Teknik Sipil UPH bekerja sama dengan Uni-Stuttgart, Jerman. Ya moga-moga masih ingat, tapi kalau lupa, ini lho ada beberapa tulisan saya di blog ini yang berkaitan dengan event tersebut.

    Ingatkan sekarang. Event kemarin itu juga merupakan salah satu prestasi Jurusan Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan, dibawah komando profesor Dr.-Ing. Harianto Hardjasaputra, dimana dengan dukungan penuh dari teman beliau di Uni-Stuttgart (prof. Karl Heinz Reineck) maka teman-teman profesional bertaraf international berkenan memeriahkan acara tersebut. Pokoknya nggak malu-maluin deh. Coba bayangkan, itu jurusan baru berumur 14 tahun, yah kalau manusia baru bisa apa itu, tetapi ternyata mampu memberi kepercayaan kepada teman-teman lain untuk hadir dan datang ke bumi Lippo Karawaci, Tangerang, Banten.

    (lebih…)

  • Yah akhirnya satu kebenaran lagi terungkap. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dibantu para ahli dari Universitas Gadjahmada membongkar sendiri semua teknologi yang diklaim oleh penemu akbar tahun ini yaitu pak Joko cs.

    (lebih…)

  • Jurusan teknik sipil adalah jurusan yang ada dimana-mana, artinya ‘koden‘ begitu. Bukan sesuatu yang istimewa karena di setiap sudut, di setiap universitas besar pasti ada. Jadi ketika Universitas Pelita Harapan pada tahun 1994 membuka jurusan tersebut tentu beresiko tinggi, saingannya banyak. Meskipun demikian, untuk melengkapi sebutan sebagai ‘universitas’ (pada waktu itu), maka jurusan teknik sipil tetap dibuka. Jadi jelaslah bahwa jurusan teknik sipil UPH adalah sama tuanya dengan universitas yang berkampus di lippo karawaci itu, karena saat didirikannya sama waktunya.

    Tulisan ini mencoba mencermati dampak jurusan tersebut setelah hampir 14 tahun ini berdiri. Apakah masih ‘koden‘ atau makin bertambah ‘koden‘ saja. Jadi informasi ini juga baik, bagi calon mahasiswa siapa tahu menjadi bahan pemikiran, dan bahkan menjadi bagiannya.

    (lebih…)

  • Kelihatannya gairah dunia konstruksi di Indonesia mulai bangkit, gimana lagi sudah ada beberapa yang minta ke saya untuk menyebar luaskan informasi bahwa mereka butuh engineer. Ada yang meminta langsung via lesan, ada juga via surat dan ada juga via email.

    Nah yang terakhir inilah yang segera dapat ditindak-lanjuti. tinggal copy-and-paste sih. Kalau pakai surat khan harus nulis dulu atau scanning. Ribet. Apalagi kalau hanya via lesan, ya kalau benar.

    Ok deh ini ada perusahaan konsultan PMA dari Australia buka lowongan.

    Tertarik

    (lebih…)

  • Seperti biasa, mendengarkan radio di jalan, rute Bekasi-Lippo Karawaci, cukup lama. Jadi maklumlah jika banyak berita dapat didengar. Berita pagi tadi dan sore tadi, banyak berita yang memberitahukan bahwa pada akhirnya, surat yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang (!?) telah keluar.

    Hore SKB dah keluar !

    (lebih…)

  • Seorang teman engineer dari seberang laut mengirim email yang berisi serangkaian foto-foto gempa di China yang cukup menarik. Foto diambil oleh seorang juru foto menjelang pernikahan di gereja tua di salah satu kota di Cina yang terkena gempa kemarin.

    Menariknya foto ini adalah digambarkan suasana sesaat sebelum gempa. Jadi suasana sekitarnya masih terekam dengan nyaman, kemudian terjadi gempa yah sekitar 10 detik saja. Langsung suasana berubah. Itulah Tuhan jika berkenan, cukup hitungan detik dan menjadi tidak terlupakan (bagi yang masih hidup).

    Tertarik untuk melihatnya.

    (lebih…)

  • Dibuat KHUSUS untuk mahasiswa di Jurusan Teknik Sipil, Universitas Pelita Harapan, Lippo Karawaci, Tangerang, INDONESIA 

    (lebih…)

  • Dapet pertanyaan dari Hary, sedang bingung, baca ini:

    Malam Pak Wir,

    Saya Hary, mahasiswa semester 4 Teknik Sipil ITB. Mulai semester depan (semester 5), di ITB sudah mulai pake kurikulum mayor dan minor (seperti IPB). Mayor tuh jurusan sekarang. Minor tuh jurusan yang kita pilih (bebas).

    Dan saya berencana untuk ambil minor teknik perminyakan.

    Tapi saya masih ragu pak, sejauh mana sih jika saya ambil minor, pengaruhnya terhadap keahlian saya nanti waktu kerja. Mengingat saya tetap bertitle sarjana teknik sipil namun di sertifikat bertuliskan minor teknik perminyakan.

    Saya ragu kalau ilmu perminyakan saya tidak terlalu terpakai karena saya bertitle sarjana teknik sipil.

    Mohon Sarannya. Terima kasih.

    Sdr Hary, sudah saya terima pertanyaan anda via blog ini, saya ekspose jadi artikel saja ya karena cukup menarik untuk diulas lebih jauh, selain itu agar menarik minat pembaca lain jika punya solusi pemikiran lain dari tanggapan yang aku berikan. Dengan demikian ini sekaligus sharing bersama.

    (lebih…)

  • Serius ini pak ?

    Lho, apakah selama ini, saya menulis tidak serius. Kelihatannya saya selalu menulis dengan baik dan benar lho. Jadi judul di atas tidak saya tulis hanya sekedar untuk masuk BOTD saja, karena bagi saya masuk BOTD itu bukan sesuatu yang aneh, bukan sesuatu yang istimewa lagi. Kelihatannya hampir setiap tulisan saya pasti nongol lho di situ.

    Jadi maksud bapak menulis judul di atas apa ?

    Ya saya mencoba memberi bantuan pemikiran, atau kalau tidak mau bantuan (karena bisa memecahkan masalah sendiri) maka minimal memberikan alternatif pemikiran. Begitu bo.

    (lebih…)