My ASCE Paper Has Been Published

Kemarin malam menerima email dari ASCE Publisher. Isinya menyatakan bahwa paper saya, yang versi Indonesia-nya dipresentasikan di Seminar HAKI 2018 kemarin, telah terbit dan dapat diakses di seluruh dunia. Rasanya lega dan senang, meskipun paper tersebut hanya terdiri dari 12 halaman saja, ternyata kesenangannya sama seperti ketika launching buku ke-9 saya, yang hampir 1000 halaman tersebut. Jumlah halaman ternyata tidak bisa dijadikan ukuran, mutu suatu publikasi.

Ini linknya : https://ascelibrary.org/doi/abs/10.1061/%28ASCE%29SC.1943-5576.0000392

Halaman depannya adalah sebagai berikut :

halaman-depan
Gambar 1. Halaman depan paper ASCE saya

Paper di atas adalah puncak dari penelitian-penelitian saya terkait DAM (Direct Analysis Method). Penelitian tersebut telah mulai saya lakukan sejak pertama kalinya istilah tersebut muncul di code AISC 360-10 tahun 2010 lalu. Itulah alasannya, mengapa tahun 2011 berani mempresentasikan makalah terkait DAM di seminar HAKI 2011.

Untuk melihat proses menggeluti ilmu Direct Analysis Method tersebut, maka ada baiknya saya buatkan daftar berbagai publikasi terkait DAM di Indonesia, yang pernah saya buat. Pada daftar berikut akan saya tampilkan juga code-code yang terkait, sebagai berikut :

  • AISC. (2010). “Spec. for Structural Steel Buildings (ANSI/AISC 360-10)
  • Dewobroto, W. (2011). “Era Baru Perancangan Struktur Baja berbasis Komputer pakai DAM– AISC 2010”, Seminar HAKI, Juli 2011, Jakarta. (Download : HAKI-2011-Wiryanto-full-paper.PDF size 478 KB)
  • Dewobroto, W. dan Eddiek Ruser (2013). “Pengaruh Kelangsingan Portal Baja thd Efektivitas DAM vs Metode KL/r”, Konteks ke-7, UNS, Okt. 2013, Solo. (Download : wiryanto-paper-konteks-7.PDF size 731 KB)
  • Dewobroto, W., dan H. Marianto .(2015). “Analisis Stabilitas Perancah Bertingkat dengan Advance Analysis & DAM”, SNSRT UPH, Tangerang. (Download : wiryanto_hendra_FAST-2015.PDF size 614 KB)
  • Dewobroto, W. (2015). “Struktur Baja – Perilaku, Analisis & Desain – AISC 2010“, Penerbit JTS-UPH, Tangerang (stock buku HABIS)
  • SNI 1729: 2015.“Spesifikasi untuk Bangunan Gedung Baja Struktural
  • Dewobroto, W.(2016). “Struktur Baja – Perilaku, Analisis & Desain – AISC 2010“, Edisi ke-2, Penerbit JTS UPH, Tangerang. (stock buku masih tersedia di http://lumina-press.com)
  • Dewobroto, W. & W. Chendrawan (07-26-2018) : Manuscript #: SCENG-607R1 (Ultimate Load Capacity Analysis of Steel Scaffoldings using the DAM). ASCE – Practice Periodical on Structural Design and Construction

Daftar pustaka yang diwarnai biru adalah peraturan perencanaan atau code, baik internasional maupun lokal, yang memuat tentang DAM. Adapun tulisan yang berwarna merah adalah paper hasil penelitian terbaru yang berhasil terbit di jurnal ASCE – Practice Periodical on Structural Design and Construction.

Jangan ditanya, mengapa tidak ada paper orang lain yang saya sitir. Jujur saja selama ini untuk mempelajari DAM, rasa-rasanya tidak ada paper berbahasa Indonesia yang bisa saya jadikan rujukan atau minimal saya baca. Mungkin ada yang membuatnya, tetapi papernya tidak sampai saya. Jadi ya sudahlah, saya mencoba menggali sendiri. Bahkan setahu saya, selama mengikuti seminar HAKI dari tahun ke tahun, rasa-rasanya belum ada yang pernah menyampaikan gagasannya terkait DAM. Nggak tahu kenapa, umumnya banyak yang fokus ke beton dan gempa, jarang yang mengungkit-ungkit tentang struktur baja.

40390801_460906441072639_2120622385659904000_n
Gambar 2. Suasana Seminar HAKI 2018 sesaat sebelum presentasi

Pada Seminar HAKI 2018 kemarin, dihadapan sekitar lebih dari 500 hadirin (lihat Gambar 2 yang saya ambil sewaktu duduk di panggung), saya berhasil mempresentasikan makalah tentang DAM teranyar, yang tidak lain adalah versi bahasa Indonesia dari paper ASCE di atas. Jujur, kesamaan ini adalah kebetulan semata. Pada saat saya menyampaikan usulan makalah, sekitar awal tahun, baik paper versi Indonesia maupun versi Inggris (untuk ASCE) belum ada kepastiannya untuk diterima. Jadi ketika kemudian bisa terbit bersamaan, tentu itu suatu hal yang patut disyukuri. Bagaimanapun makalah yang versi Indonesia lebih lengkap sedikit, karena saya tambahkan kurva gaya-deformasi, yang menunjukkan proses tahapan beban sekaligus evaluasi untuk menetapkan kondisi ultimate struktur.

Inilah halaman depan materi presentasi saya di Seminar HAKI 2018 kemarin.

Presentasi-Wiryanto-HAKI-29-Agustus-2018@Jakarta-1
Gambar 3. Materi presentasi di HAKI 2018

Ini ada sedikit dokumentasi yang dibuat pak Irawan Wibawa (PT. Gistama Intisemesta, Jakarta) ketika saya berada di panggung. Terima kasih pak Irawan.

40488425_470764163426140_1196556997944672256_n
Gambar 4. Duduk dipanggung diantara Dr. Muslinang Moestopo dan Ir. Steffie Tumilar M.Eng.

O ya, sebagai pembicara tentu dapat bukti kinerja berupa sertifikat pembicara. Bagi seorang dosen, sertifikat seperti di bawah ini banyak dicari, yaitu untuk perhitungan kum kenaikan pangkat dan juga untuk membuat laporan BKD (bagi dosen yang telah tersertifikasi). Ini sertifikat dari seminar HAKI 2018.

_Certificate-HAKI-2018-Pembicara-Wiryanto
Gambar 5. Sertifikat pembicara

Sebagai bagian dari rakyat NKRI, yang tidak mau kalah dengan para atlit Asian Games 2018 dalam menyumbangkan 30 emas untuk Indonesia, maka selaku dosen yang rajin juga mengolah otak (maklum kalau atlit khan bertumpu pada otot) maka saya juga ingin menyumbangkan hasilnya untuk negeri ini. Bagi yang tertarik dan ingin mempelajari strategi baru analisis kuat ultimate dengan cara DAM maka inilah materi presentasi MS Power Point saya, yaitu : Presentasi-Wiryanto-HAKI-29-Agustus-2018@Jakarta.pdf (11 MByte) dan ini papernya makalah-baja-HAKI-2018.pdf (6 MByte).

Jika anda dapat mempelajari dan dapat menggunakannya dengan baik, saya yakin konfigurasi scaffolding baja atau struktur baja serupa yang langsing, akan dapat diprediksi kekuatan ultimatenya. Dari sana, selanjutnya dengan memberikan safety factor yang tepat, maka saya yakin tidak akan ada lagi kecelakaan konstruksi. Pada tahap ini, maka peran saya selaras juga dengan misi sebagai anggota KOMITE KESELAMATAN KONSTRUKSI Kementrian PUPR , yaitu mendorong terciptanya kondisi Zero Accident pada proyek-proyek konstruksi di Indonesia.

O ya, ini ada foto kenang-kenangan ketika acara pelantikan bersama anggota KOMITE KESELAMATAN KONSTRUKSI yang dilakukan oleh menteri PUPR pada awal tahun ini.

dengan-pak-menteri
Gambar 6. Kenang-kenangan bersama pak Basuki, Menteri PUPR pada pelantikan Komite Keselamatan Konstruksi di Gedung Kementrian PUPR, Jakarta

Akhirnya, tentu saudara-saudara juga tertarik untuk memiliki paper ASCE saya yang terbit sekarang ini. Saya sebenarnya ingin berbagi, hanya saja saya tidak mau kena masalah serupa ketika tempo hari saya berbagi paper via blog ini, yaitu ketika masih beralamat di wiryanto.wordpress.com. Mengapa, karena di suratnya yang dikirim ke saya, ada statemen berikut:

Please Note: ASCE permits authors to post the peer-reviewed accepted manuscript on any website provided that you include a full citation to the ASCE Journal and a link to the abstract in ascelibrary.org. Authors are not permitted to post the final, published PDF on the internet, digital sharing sites, listserves, peer-to-peer networks, etc. More information can be found in the Journal Author Guide: (http://dx.doi.org/10.1061/9780784479018)

Jadi jelas, paper ASCE saya di atas tidak akan saya muat di blog ini. Risikonya besar. Bisa-bisa di suspend blog ini. Saya rugi, anda juga rugi. Jadi mohon maaf ya. Meskipun demikian bagi yang tertarik, saya bisa kirim via email secara personal. Kalau ini khan jelas tidak menyalahi statement di atas. Bagaimanapun juga, saya ingin berbagi agar banyak engineer NKRI ini yang menguasai konstruksi baja.

Saya kira cukup dulu ya. Semoga Tuhan masih tetap memberi kesempatan bagi saya untuk terus berbagi untuk rakyat negeri ini. Amin

25 respons untuk ‘My ASCE Paper Has Been Published

    • Terima kasih pak Jumal Ahmad atas atensinya. Semoga nama orang dan institusi Indonesia dikenal manca negara. Maklum, banyak orang Indonesia yang menyumbangkan karyanya, tetapi yang terpampang adalah institusi mancanegara.

      Suka

  1. sy selalu mengikuti kegiatan bapak, termasuk email sy sdh ter connect dg p wir, sepertinya sy belum menemukan tulisan bapak tentang CFS (cold Formed Steel)? kalo ada mohon dishare ke email sy pak?

    Suka

    • Sdr Eko, terima kasih telah mengunjungi blog ini. Tentang Cold Formed Steel, memang betul disertasi saya dulu tentang sambungan sistem tersebut, tetapi dalam perjalanan waktu saya lebih tertarik ke sistem baja hot rolled. Mengapa demikian, pertama sistem baja hot rolled relatif lebih mudah. Ke dua, banyak dipakai pada proyek “besar”, sehingga banyak permasalahan yang muncul, dimana hal ini saya jadikan topik penelitian saya. Ini juga yg menjadikan saya kurang waktu sekaligus kurang tertarik masuk wilayah tersebut.

      Itu alasan selama ini, semoga kedepannya ada hal lain yang menyebabkab berubah pikiran dan bisa mulai menggeluti sistem Cold Formed Steel tsb.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s