Rekayasa Forensik


Rekayasa forensik adalah istilah baru. Meskipun kosa-kata yang dipakai tidak asing dan terdaftar pada kamus bahasa Indonesia, tetapi makna yang ingin disampaikan bisa saja tidak sama. Oleh sebab itu langkah awal adalah perlu mempelajari terlebih dahulu makna kosa kata yang ada. Mengacu https://kbbi.kemdikbud.go.id maka makna kata yang dimaksud dapat diketahui :

re.ka.ya.sa /rékayasa/

n – penerapan kaidah-kaidah ilmu dalam pelaksanaan (seperti perancangan, pembuatan konstruksi, serta pengoperasian kerangka, peralatan, dan sistem yang ekonomis dan efisien)

n – ki rencana jahat atau persekongkolan untuk merugikan dan sebagainya pihak lain. Misal: ia menjadi terdakwa karena — yang dilakukan tetangganya

fo.ren.sik /forènsik/

n – cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan penerapan fakta medis pada masalah hukum

n – ilmu bedah yang berkaitan dengan penentuan identitas mayat seseorang yang ada kaitannya dengan kehakiman dan peradilan. Misal: polisi belum bisa menjelaskan identitas korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan yang diselidiki oleh tim —

Catatan : n – noun atau kata benda; ki – kata kiasan

Makna kata yang terkesan tidak sesuai adalah pada kata “forensik”, khususnya kata “cabang ilmu kedokteran (ilmu bedah)”, dan “mayat seseorang”. Adapun hal lain terkait penentuan identitas yang dihubungkan dengan kehakiman dan peradilan, masih diterima. Oleh sebab itu makna sebenarnya dari rekayasa forensik perlu ditelusuri lebih lanjut.

Pada dasarnya rekayasa forensik diambil dari istilah asing bahasa, yaitu forensic engineering. Makna setiap kata tersebut menurut kamus Oxford (yang dipakai Google) adalah sebagai berikut :

fo•ren•sic/fəˈrenzik,fəˈrensik/

a relating to or denoting the application of scientific methods and techniques to the investigation of crime.

“forensic evidence” – relating to courts of law.

n – scientific tests or techniques used in connection with the detection of crime.

engineering /ˌɛndʒəˈnɪrɪŋ/

n – the activity of applying scientific knowledge to the design, building, and control of machines, roads, bridges, electrical equipment, etc.

The bridge is a triumph of modern engineering.

the study of engineering as a subject a degree in engineering see chemical engineering, civil engineering, electrical engineering, genetic engineering, mechanical engineering, social engineering

Dari makna kata-kata tadi, tentunya bisa dirangkai deskripsi apa itu rekayasa forensik, tetapi itu tidak dipilih karena istilah itu telah baku di Amerika, sebagai satu bidang keahlian atau profesi. Salah satu petunjuknya adalah ASTM E2713-11 Standard Guide to Forensic Engineering yang mendefinisikan sebagai berikut :

forensic engineering,

n — the application of the art and science of engineering in matters which are, or may possibly relate to, the jurisprudence system, inclusive of alternative dispute resolution.

Ini sebenarnya mengacu pada definisi dari asosisi profesi National Academy of Forensic Engineers (http://www.nafe.org) yang bisa diuraikan secara lengkap sebagai berikut :

Forensic Engineering is “the application of the art and science of engineering in matters which are in, or may possibly relate to, the jurisprudence system, inclusive of alternative dispute resolution.

Matters in litigation often involve technical issues that require experts to sort out and explain to their clients, report to opposing parties, and ultimately explain to a judge & jury. Forensic Engineers investigate, research, report, and sometimes testify at deposition and trial.

Ada pengertian rekayasa forensik adalah membuat penjelasan permasalah berbasis rekayasa yang mendukung penyelesaian hukum. Untuk permasalahan di bidang teknik sipil, definisi dari Profesional Engineer Ontario (Kanada) terkesan lebih jelas :

Forensic engineering is the application of professional engineering principles and methodologies to investigating failures and incidents, usually to determine causation.

Normally, it involves preparing a report of findings, which may form the basis for testimony in legal proceedings as an expert witness.

A forensic engineer may serve as an engineering consultant to members of the legal profession and as an expert witness in courts of law, arbitration proceedings and administrative adjudication proceedings.
Forensic engineering is a part of professional engineering practice that may cover all disciplines of engineering. It is a specialized set of skills that can include multidisciplinary training in failure analysis, simulation, safety, accelerated life testing and statistical analysis, as well as knowledge of the specific engineering field.

Itu berarti, rekayasa forensik baru bermanfaat jika telah terjadi kegagalan atau insiden (ini bisa apa saja, salah satunya kegagalan konstruksi), yaitu membantu menyelidiki mengapa masalah itu bisa terjadi, berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa yang berlaku. Hasilnya dipakai penegak hukum untuk mengambil keputusan.

Dari berbagai uraian, ada benang merah definisi forensik di kamus KBBI, dengan definisi di bidang konstruksi. Definisi KBBI mengacu kegagalan pada manusia, yaitu kematian, dan usaha dokter bedah untuk mencari tahu penyebab kematian. Apakah diakibatkan oleh penyakit, kecelakaan, bunuh diri atau dibunuh. Meskipun forensik tidak sampai tahap siapa yang membunuh (bila dibunuh), tetapi adanya pernyataan yang dibuat tentunya membantu penegakan hukum yang adil, dan terhindarkan dari terjadinya hukuman bagi orang yang tidak bersalah. Merujuk fakta bahwa tindakan forensik hanya dilakukan dokter, maka rekayasa forensik tentunya hanya dilakukan oleh orang yang berkompeten di bidang rekayasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s