Komentar seorang pembaca dalam salah satu artikelku
Tujuan hidup tertinggi adalah kembali (kepada sang Pencipta), selain dari itu adalah tujuan yang semu.
Kembalinya ruh kepada pencipta adalah diambilnya wahyu dari yang bersangkutan, karena memang itulah kehendaknya. Karena hidup itu sendiri adalah sebuah karomah / karunia yang seharusnya diisi dengan ilmu dari yang maha berilmu yaitu Tuhan sekalian alam.
Ilmu apapun yang dimiliki oleh manusia pada hakekatnya ilmu DIA, karena tidak mungkin akan ada ilmu didalam diri seseorang , jika tidak ada hidup. Oleh sebab itu sangatlah hina jika seorang berilmu bangga dengan ilmunya, karena sesungguhnya hidup itu adalah ilmu.
Sudah cukup lama komentar tersebut singgah, tidak aku tanggapi karena kesan awalnya memang demikian adanya. Tetapi setiap menjawab banyak komentar-komentar lain, sehingga terbaca lagi, aku selalu terantuk pada komentar di atas. Sudah ada beberapa kali ini terjadi. Ada apa, kenapa menggelitik dan bergejolak menjadi beberapa pertanyaan sesudahnya.