Kategori: pemikiran
-
Jakarta, ada yang meragukanmu ! Tentang pilkada ya pak ? Memang sih kalau membaca judul di atas, semua pikiran pasti akan mengarah pada Pilkada yang baru saja berakhir. Tetapi apanya yang diragukan. Semuanya khan sudah jelas, tidak ada keraguan lagi, bahwa Jakarta sekarang sudah punya Gubernur yang BARU ! Betul ! Semoga itu semua akan berdampak pada kebaikan ibukota negeriku. Ingat, Jakarta itu khan berbeda…
-
Umum Telah diungkapkan opini dan argumentasi prospek, pemakaian serta perkembangan konstruksi kayu di Indonesia. Hal ini tentu akan menimbulkan pertanyaan mendasar, adakah motivasi positip lain untuk dijadikan alasan: “mengapa kita (calon insinyur) tetap perlu belajar dan bahkan mengembangkan ilmu struktur kayu itu sendiri”.
-
Pelan tapi pasti, mata kuliah struktur kayu tidak lagi menjadi mata kuliah favorit di fakultas teknik, khususnya di jurusan-jurusan teknik sipil di Indonesia. Jika di era tahun 90-an saat itu penulis masih menjadi mahasiswa S1, maka mata kuliah struktur kayu diberikan dalam dua tahapan, yaitu Struktur Kayu I dan Struktur Kayu II. Kondisi tersebut tentu…
-
Saya teringat salah satu pengalaman ketika bertemu dengan teman dosen yang kebetulan baru saja menyelesaikan program S3-nya. Kalimat pembukanya begini: “Pak Wir, bisa nggak saya mengajar di program S2 UPH yang baru dibuka“. Seperti biasa, kalau ada pertanyaan seperti itu maka jawabannya kira-kira begini : “Mau mengajar di program S2 ya pak, kalau begitu pada mata kuliah apa yang merupakan kompetensinya. Ini daftar mata kuliahnya“. Maklum, alasannya bahwa yang namanya program S2 adalah spesifik (misal peminatan…
-
Menjadi orang tua yang anaknya sudah kelas 3 SMA seperti saya saat ini, tentu akan merasakan bagaimana dapat menjawab secara bijak pertanyaan anak, tentang rencana setelah lulus sekolah. Jika SMK tentu sudah jelas, yaitu mendapatkan pekerjaan sesuai bidang yang ditekuninya selama ini. Adapun SMA, yang masih umum sifatnya sebagian besar tentu akan bertanya, perguruan tinggi dan jurusan apa yang harus dimasukinya.
-
Adanya kebebasan berpendapat dalam era demokrasi yang didukung oleh undang-undang, juga kemudahan serta ketersediaan teknologi informasi di era global seperti sekarang ini, ternyata masih ada kesenjangan dalam memaknainya.
-
Sebagai tindak lanjut dari poster yang sebelumnya terpampang di blog ini, maka hari Rabu tanggal 9 Mei 2012 kemarin aku jadi mengajar satu sesi kelas di Yogyakarta, tepatnya di kampus UAJY, Babarsari. Terus terang, aku lebih suka menggunakan kata mengajar daripada kata memberikan seminar. Maklum, kalau memberi seminar, seperti misalnya jenis call-paper maka waktu presentasi yang diberikan paling-paling hanya 15 menit. Itupun, teman-teman dosen yang lain sudah menunggu gilirannya. Bahkan…
-
Melihat judulnya (“pentingnya komunikasi”), maka orang-orang berlatar belakang teknik telkom atau fisip tentu akan berbinar-binar. Senang, tapi bisa juga heran, mengapa di blog seseorang berlatar belakang teknik sipil mengatakan demikian. Mestinya (yang tidak membuat heran) adalah jika mengatakan bahwa ilmu teknik sipil adalah yang paling penting. Kalau soal ilmu teknik sipil itu penting. Jelas, nggak perlu diungkapkan lagi.…
-
Bagi yang namanya penulis, menjadi narsis itu adalah salah satu resiko. Maklum, itu salah satu strategi andal mencari pembaca. Karena bagaimanapun bagusnya tulisan, bila tidak ada yang membaca, maka tidak akan ada yang tahu betapa berharganya itu. Jadi, penulis itu eksis karena ada pembacanya, begitu juga blog ini. Boleh-boleh saja bersemangat menulis blog, tetapi jika yang kasih komentar adalah teman-temannya saja, apalagi atas dasar kasihan. Wah,…
-
Ini ada surat dari Dirjen Dikti yang mewajibkan publikasi ilmiah bagi setiap jenjang S1, S2 dan S3. Silahkan dibaca : Wah jadi kelihatan nanti siapa yang bisa menulis atau tidak, karena tugas akhir yang dibuat tiap-tiap mahasiwa akan terpublikasi secara luas. Akan ketahuan nanti yang suka copy and paste. Selamat belajar melakukan penelitian dan penulisan.…