• Itulah kalau hanya berorientasi kepada keuntungan materiil semata, tanpa ada pertimbangan etika dan moril sehingga segala cara yang memungkinkan, maka akan digunakan.

    Maksudnya ?

    Itu lho penggunaan Melamin, bahan yang biasa digunakan untuk membuat plastik dan pupuk, ternyata ditambahkan pada susu bubuk bayi dan produk susu lainnya buatan 22 perusahaan China. Bayangkan 22 perusahaan, bisa-bisa itu hampir >> 80 % susu yang ada, atau bahkan semuanya. Gawat khan.

    (lebih…)

  • Cukup menarik juga membaca silang pendapat tentang usia pensiun bagi Hakim Agung yang digulirkan oleh Prof Bagin Manan, alasan utamanya adalah bahwa di negara lain juga begitu. Meskipun demikian, banyak juga yang menolaknya, alasannya regenerasi jadi terhambat.

    (lebih…)

  • Bulan September ini adalah bulan Ramadhan, dimana pada bulan ini umat muslim diseluruh dunia melakukan puasa sebagai bentuk pertobatan agar dosa-dosanya dapat diampuni. Oleh karena itu bulan Ramadhan dianggap juga sebagai bulan suci, bulan dimana umat muslim berusaha dengan kuat untuk tidak jatuh dalam perbuatan dosa. Tentang hal tersebut, anakku yang nasranipun tahu, jadi ketika siang hari makan/minum di dalam mobil maka diusahakan untuk tidak menarik perhatian. Itu dilakukan sebagai bentuk pemahamannya untuk menghormati rekan-rekannya yang muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. 

    (lebih…)

  • Aku terima email, asalnya jelas yaitu nama muridku dulu. Tapi aku ragu, apakah email tersebut memang ditujukan ke diriku. Kucari-cari namaku, tidak ada ! Memang sih, alamat emailku ada di kolom tujuan, tapi itu khan tidak berarti ditujukan khusus untuk diriku, mungkin kebetulan alamat emailku masuk pada listnya.

    (lebih…)

  • Wiryanto comments:

    Artikel dibawah ini diperoleh dari milis dan ternyata sudah banyak ada di dunia maya dikutip oleh banyak orang. Meskipun demikian, terus terang baru sekarang saya bisa membacanya. Oleh karena itu, rasanya masih relevan ditampilkan di blog ini untuk menjadi bahan pemikiran engineer tentang arti sebuah kreativitas.

    Ingat engineer adalah profesi yang mengggabungkan antara sain dan seni, selain itu selalu berorientasi pada hasil.

    Bandingkan dengan profesi dosen, yang berorientasi pada proses. Jadi kalau ngakunya dosen sekaligus engineer maka kedua-dua orientasi tersebut harus ada, yaitu proses dan hasil, sekaligus. Ok !

    Tentang kreativitas, kadang-kadang perlu keberanian untuk berbeda dari prosedur baku yang sudah ada. Jika menuai kesuksesan maka orang lain akan menyebutnya kreatif, dapat hadiah. 🙂

    Jika gagal, orang menyebutnya tidak taat asas atau melakukan penyimpangan prosedur, dapat teguran. 😦

    (lebih…)

  • Ada beberapa mahasiswa UPH yang mengambil program dual-degree, International Civil Engineering Management, kerja sama dengan Hanze University Groningen di Belanda. Pada program tersebut, mahasiswa UPH selama semester 6 dan 7, yaitu satu tahun, belajar di sana (Groningen Belanda). Selain UPH, universitas lain di Indonesia yang melakukan kerja sama dengan Hanze ada beberapa, yaitu Universitas Trisakti (Jakarta), UNPAR (Bandung) dan PETRA (Surabaya).

    (lebih…)

  • Ternyata cukup seru juga, bahwa untuk memperingati 100 tahun kelahiran bapak beton Indonesia, Roosseno, telah diterbitkan dua buku yang khusus didedikasikan untuk beliau.

    (lebih…)

  • Mempelajari jejak orang-orang sukses adalah penting, dari situ kita dapat belajar banyak hal-hal yang patut ditiru maupun ditinggalkan. Sehingga kita dapat tahu hal-hal yang mungkin negatif, tanpa harus mengalami sendiri. Oleh karena itu, ketika gencar ada peringatan 100 tahun Roosseno tempo hari, maka secara tidak sadar timbul pertanyaan-pertanyaan tentang beliau, khususnya tentang sebutan beliau sebagai BAPAK beton INDONESIA.

    (lebih…)

  • Apa sih arti sebuah nama ? Begitu kata Shakespeare. Tapi kata orang banyak, nama adalah menyangkut sesuatu harapan. Kalau tidak percaya, coba tanya orang tua yang punya anak-anak, emangnya mau anaknya dikasih sembarang nama.

    (lebih…)

  • Siapa sih yang tidak tahu arsitek ? Saya yakin, orang awam akan lebih banyak tahu tentang arsitek daripada apa yang disebut sebagai structural engineer. Benar khan.

    Arsitek selalu dikonotasikan sebagai perencana bangunan gedung. Jadi kalau ada gedung megah, atau gedung tinggi, maka yang menjadi pertanyaan pertama masyarakat awam adalah “siapa sih arsiteknya“. Contoh sederhana, Wisma Dharmala di jalan Sudirman Jakarta, orang awam mungkin masih ingat bahwa arsiteknya adalah Paul Rudolph, dia yang membuat gagasan gedung tinggi berkarakter ‘lokal’ tersebut. Tetapi adakah yang tahu, siapa perencana strukturnya (structural engineer-nya). Nggak banyak yang tahu bukan.

    (lebih…)